BPS Kaji Dampak Penghapusan Subsidi Listrik 900 VA

Senin, 03 Oktober 2016 - 17:28 WIB
BPS Kaji Dampak Penghapusan...
BPS Kaji Dampak Penghapusan Subsidi Listrik 900 VA
A A A
JAKARTA - Pemerintah berencana menghapuskan subsidi listrik untuk 900 volt ampere (VA). Dalam hal ini, Badan Pusat Statistik (BPS) tengah melakukan kajian bersama pemerintah lantaran akan ada hentakan inflasi jika ini dilakukan sekaligus.

Saat ini, pihaknya tengah mengumpulkan kajian untuk disampaikan ke pemerintah terkait dampak yang bakalan muncul jika subsidi listrik golongan tersebut dihapuskan.

"Tentu kita lakukan kajian. Kita sedang mengumpulkan, jika nanti sudah tidak disubsidi, itu dampaknya ke inflasi akan berapa. Tapi untuk saat ini belum bisa disampaikan karena masih di dalami," kata Kepala BPS Suhariyanto di Jakarta, Senin (3/10/2016).

Menurutnya, kementerian teknis lain yang berkaitan dengan penghapusan ini juga sedang sama-sama melakukan kajian mendalam. Lantaran pengguna listrik jenis ini tidak sedikit. Tentunya akan dibahas juga dengan stakeholder lainnya.

"Banyak dari kementerian teknis yang melakukan kajian, BPS juga melakukan kajian sendiri. Karena untuk inflais yang menghitung kan memang BPS, biasanya kita sinergi. Kita lihat dampaknya seberapa jauh dan melakukan antisipasi lebih awal," ujar dia.

Suhariyanto mengungkapkan, hendaknya jika pemerintah mau menghapus subsidi golongan ini dan menaikkan harganya, dilakukan secara bertahap dan tidak terlalu signifikan agar masyarakat juga tidak kaget dengan kenaikan harga tersebut.

"Semua kenaikan lebih bagusan bertahap, tinggal sekarang kenaikan berapa. Tapi, juga tahapannya jangan terlalu lama," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Kepala BPS RI Siapkan...
Kepala BPS RI Siapkan Sensus Pertanian dan Canangkan Desa Cantik di Pangkep
Jumlah Orang Indonesia...
Jumlah Orang Indonesia Bepergian ke Luar Negeri Naik 55 Persen
Tumbuh 53 Persen, Oktober...
Tumbuh 53 Persen, Oktober 2021 Ekspor RI Capai Rp312 Triliun
BPS: Impor Indonesia...
BPS: Impor Indonesia Naik 1,64% di Juli 2022
Angka Kemiskinan dan...
Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Natuna Naik, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
31 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
Infografis
Kapasitas Pembangkit...
Kapasitas Pembangkit Listrik Panas Bumi Indonesia Bisa Salip AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved