Euro Ditutup Perkasa, Rupiah Merosot Menuju Level Rp13.000/USD
Rabu, 05 Oktober 2016 - 17:04 WIB
Euro Ditutup Perkasa, Rupiah Merosot Menuju Level Rp13.000/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup masih lesu mendekati kisaran level Rp13.000/USD. Kondisi pelemahan mata uang Garuda sore ini terjadi saat euro mencetak keuntungan saat kejatuhan poundsterling.
Menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berakhir berada di posisi Rp13.020/USD. Level ini tercatat makin melemah hingga 15 poin dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.005/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg sore ini berada pada level Rp12.998/USD atau berkurang 20 poin dibanding penutupan kemarin yang berada di level Rp12.978/USD dengan kisaran harian Rp12.964-Rp13.025/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berakhir di level Rp12.995/USD atau melemah 10 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp12.985/USD dengan kisaran harian Rp12.973-Rp13.021/USD .
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah hari ini tertahan di level Rp12.995/USD. Posisi ini melemah dari posisi kemarin di level Rp12.998/USD.
Dilansir Reuters, Rabu (5/10/2016) euro melonjak ke level tertinggi dalam lima tahun saat pounds tengah berjuang terhadap yen. Tercatat euro lebih tinggi 0,4% terhadap pounds sebesar 88.31 sen untuk menyentuh level tertinggi dalam lima tahun. Euro juga terlihat perkasa melawan USD ke level 1.1226 atau lebih tinggi 0,2%.
Kenaikan euro membuat USD mundur dari posisi tertinggi dalam dua bulan terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Indeks USD menyusut 0,15% di posisi 96,038, serta sedikit lebih rendah terhadap yen ke level 102.77. Sementara poundsterling jatuh di bawah level 1,27 terhadap USD untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga dekade di tengah kekhawatiran bahwa dampak keluarnya Inggris dari Uni Eropa (UE) alias Brexit.
Menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berakhir berada di posisi Rp13.020/USD. Level ini tercatat makin melemah hingga 15 poin dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.005/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg sore ini berada pada level Rp12.998/USD atau berkurang 20 poin dibanding penutupan kemarin yang berada di level Rp12.978/USD dengan kisaran harian Rp12.964-Rp13.025/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berakhir di level Rp12.995/USD atau melemah 10 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp12.985/USD dengan kisaran harian Rp12.973-Rp13.021/USD .
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah hari ini tertahan di level Rp12.995/USD. Posisi ini melemah dari posisi kemarin di level Rp12.998/USD.
Dilansir Reuters, Rabu (5/10/2016) euro melonjak ke level tertinggi dalam lima tahun saat pounds tengah berjuang terhadap yen. Tercatat euro lebih tinggi 0,4% terhadap pounds sebesar 88.31 sen untuk menyentuh level tertinggi dalam lima tahun. Euro juga terlihat perkasa melawan USD ke level 1.1226 atau lebih tinggi 0,2%.
Kenaikan euro membuat USD mundur dari posisi tertinggi dalam dua bulan terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Indeks USD menyusut 0,15% di posisi 96,038, serta sedikit lebih rendah terhadap yen ke level 102.77. Sementara poundsterling jatuh di bawah level 1,27 terhadap USD untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga dekade di tengah kekhawatiran bahwa dampak keluarnya Inggris dari Uni Eropa (UE) alias Brexit.
(akr)