Ini Bukti Ekonomi Indonesia Masih Tergantung Kondisi Global

Kamis, 06 Oktober 2016 - 10:32 WIB
Ini Bukti Ekonomi Indonesia...
Ini Bukti Ekonomi Indonesia Masih Tergantung Kondisi Global
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengatakan, saat ini kondisi ekonomi Indonesia baik dari sisi moneter maupun fiskal, masih sangat tergantung dengan kondisi ekonomi global. Jika ekonomi global bergejolak, maka dampaknya akan terasa pada pertumbuhan ekonomi di dalam negeri.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan, saat ini perkembangan ekonomi global masih belum sesuai harapan. Bahkan, beberapa pihak merevisi ke bawah target pertumbuhan ekonomi dunia.

"Pertumbuhan ekonomi dunia dibanding pada waktu estimasi di awal tahun, itu terjadi revisi ke bawah. Ekonomi AS revisi ke bawah, Eropa dan Jepang belum jalan, ekonomi China tidak melambat tapi masih lambat," katanya di Gedung BI, Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Mirza menyebutkan, China yang sebelumnya mampu tumbuh 10% hingga 12%, namun kini hanya mampu bertengger di kisaran 6,3% hingga 6,5%. Perlambatan pertumbuhan yang terjadi di Negeri Tirai Bambu ini memengaruhi harga komoditas khususnya di sektor tambang dan perkebunan.

Sialnya, kata Mirza, 30% ekonomi Indonesia bergantung pada harga komoditas. Beberapa wilayah di Tanah Air, seperti Sumatera dan Kalimantan adalah penghasil produk dari komoditas pertambangan dan perkebunan.

"Sumatera itu 22% dari ekonomi Indonesia dan isinya di sana itu karet, batu bara dan CPO. Kalimantan 9% dari ekonomi Indonesia juga gitu," imbuh dia.

Sebab itu, perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode 2014-2015 banyak dipengaruhi perlambatan pertumbuhan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan.

"Jadi, kalau kita mau lihat prospek ekonomi dunia, kita harus lihat ekonomi China karena memengaruhi harga komoditas. Kalau sudah ada recovery, itu karena memang recovery di harga komoditas. Tapi bukan recovery yang melonjak signifikan, karena harga komoditas jatuh signifikan tapi recovery-nya slow dan very moderate," tandas Mirza.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
54 menit yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
1 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
2 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
4 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
4 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
4 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved