Habibie: Bangun Ekonomi Tak Bisa Tanpa Bank Merakyat

Kamis, 06 Oktober 2016 - 18:30 WIB
Habibie: Bangun Ekonomi...
Habibie: Bangun Ekonomi Tak Bisa Tanpa Bank Merakyat
A A A
TANGERANG - Bank yang merakyat merupakan hal yang mutlak harus dimiliki dalam membangun perekonomian Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Presid‎en ketiga Indonesia Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie saat mengunjungi BRI Digital di Terminal 3 Ultimate Soekarno-Hatta. Dia menerangkan maksud dari bank merakyat ini adalah yang bisa melayani nasabah dari Sabang sampai Merauke dengan kualitas merata.

"Tidak bisa kita laksanakan pembangunan tanpa ada bank-bank merakyat. Bukan bank yang merongrong rakyat, itu dalam Bahasa Inggris namanya bad bank," ujar sosok yang dijuluki Bapak Teknologi Indonesia itu di Tangerang, Kamis (6/10/2016).

(Baca Juga: BJ Habibie Kunjungi BRI Digital di Terminal 3 Ultimate)

Menurutnya keberanian dirinya mengemukakan pendapat tersebut karena secara langsung turut ikut mengambil peran setelah perbankan Indonesia terdampak krisis ekonomi 1998. Dari kejadian itu, Habibie menyampaikan sudah membuat aturan yang memperkuat perbankan nasional.

"Saya berani katakan demikian karena saat peralihan dari Pak Harto, saya rata-rata bikin 1,33 Undang-undang (UU) tiap hari. Total lebih dari 700 UU dalam 517 hari, UU itu sampai hari ini adalah jejak jejak nyata agar kita tidak kepleset lagi," paparnya.

(Baca Juga: Coba Mesin Hybrid BRI Digital, BJ Habibie Bikin Kartu ATM)

Dia menambahkan jangan sampai tidak ada perubahan sama sekali ke arah lebih baik setelah lepas dari Orde Baru. Habibie menyebut dirinya mendapat kepercayaan dalam perubahan ke dalam kebebasan era reformasi.

"Supaya merdeka, kita sudah (merdeka) 1945. Kebebasan sudah dibuka, Orde Baru lepaskan itu, saya dapat kepercayaan mempersiapkan perubahan tersebut," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BRI Micro & SME Index...
BRI Micro & SME Index Jadi Acuan Pengembangan UMKM di Indonesia
Ekonomi Diganggu Tarif...
Ekonomi Diganggu Tarif Trump, Begini Respons Dirut BRI
Optimisme BRI Menyongsong...
Optimisme BRI Menyongsong Tahun 2021
Tim BRI Transfer Knowledge...
Tim BRI Transfer Knowledge Treasury ke Bukopin
BRI Micro & SME Index...
BRI Micro & SME Index Jadi Acuan Pengembangan UMKM di Indonesia
Waspada Soceng, Ini...
Waspada Soceng, Ini Cara BRI Cegah Kejahatan Perbankan
Berita Terkini
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
12 menit yang lalu
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
32 menit yang lalu
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
50 menit yang lalu
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
10 jam yang lalu
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
10 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
11 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved