Mentan Beberkan Dua Kebijakan Impor Sapi

Minggu, 09 Oktober 2016 - 14:48 WIB
Mentan Beberkan Dua...
Mentan Beberkan Dua Kebijakan Impor Sapi
A A A
YOGYAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mulai menerapkan dua kebijakan impor sapi untuk mengamankan stok di dalam negeri. Kebijakan pertama adalah terkait sapi indukan wajib bunting dan kedua impor sapi bakalan harus disertai indukan.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengatakan, kebijakan ini mulai diterapkan pemerintah agar tidak terjadi kelangkaan daging sapi di Tanah Air. Sehingga stok akan tercukupi dari produksi peternak sapi.

Dia menjelaskan kebijakan pertama yang ditempuh adalah sapi indukan wajib bunting. Upaya ini sebenarnya adalah percepatan stok sapi bakalan di dalam negeri. Cara yang ditempuh adalah dengan memberikan program inseminasi buatan (kawin suntik) gratis kepada para petani sapi di semua provinsi. Harapannya, sapi-sapi di tanah air sudah mulai bunting.

Tahun lalu, lanjut dia, pihaknya telah memberikan IB gratis kepada 1,4 juta ekor sapi di seluruh Indonesia. Tahun ini, pihaknya juga menargetkan setidaknya 2 juta ekor sapi mendapatkan IB gratis dari pemerintah. Tahun depan, 2 juta IB gratis kembali disediakan dan bisa diakses oleh para petani sapi. Sehingga target ketersediaan sapi bisa segera tercapai.

"Target kami, 4 juta sapi bakalan bisa disediakan," ujarnya di Yogyakarta, Minggu (9/10/2016).

Kebijakan kedua yang ditempuh oleh pemerintah untuk ketersediaan sapi bakalan adalah dengan mewajibkan impor sapi bakalan beserta dengan indukannya. Namun kebijakan tersebut tidak diterapkan secara 100%. Kementan hanya menargetkan 20% dari 700 ribu sapi bakalan yang harus disertai dengan indukan.

"Dua kebijakan tersebut diharapkan mampu mempercepat ketersediaan sapi di Tanah Air sehingga kebutuhan daging sapi bisa terpenuhi. Saat ini, kekurangan sapi cukup banyak. Dalam setahun mencapai 1 juta ekor sapi," terangnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementan Terus Berupaya...
Kementan Terus Berupaya Kembangkan Sapi Galician Blonde
Genjot Populasi Sapi...
Genjot Populasi Sapi BB, Penuhi Protein Hewani
Kementan Distribusikan...
Kementan Distribusikan Sapi Pesisir ke Bengkalis dan Mentawai
Sapi Wagyu, Penuhi Kebutuhan...
Sapi Wagyu, Penuhi Kebutuhan Daging Indonesia
Kementan: Aktivitas...
Kementan: Aktivitas Pembibitan Sapi Perah Tidak Terkendala Covid-19
Mentan Dorong Sulsel...
Mentan Dorong Sulsel Jadi Lokomotif Ternak Sapi Kerbau Nasional
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
58 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved