Harga Minyak Jatuh Lebih 1%

Senin, 10 Oktober 2016 - 09:55 WIB
Harga Minyak Jatuh Lebih...
Harga Minyak Jatuh Lebih 1%
A A A
SINGAPURA - Setelah menguat sebelumnya, harga minyak dunia kembali tergelincir lebih dari 1% pada perdagangan Senin ini. Melansir Reuters, Senin (10/10/2016), harga si emas hitam turun akibat keraguan dari produsen non-OPEC untuk memangkas produksi. Rusia dan anggota non-OPEC lainnya memandang perlu untuk menjaga pasokan bahan bakar global.

Acuan minyak berjangka Internasional Brent diperdagangkan turun 1,1% atau 59 sen ke USD51,34 per barel pada 00:01 GMT. Dan minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) turun 57 sen atau 1,1% ke level USD49,24 per barel.

ANZ Bank mengatakan bahwa harga minyak yang ditarik ke bawah imbas dari pernyataan Menteri Energi Rusia yang mengatakan tidak mengharapkan menandatangani kesepakatan produksi dengan OPEC pada Konferensi Energi Dunia, yang dimulai pekan ini di Istanbul, Turki.

Para pedagang juga mengatakan jatuhnya harga imbas dari kenaikan jumlah rig AS, yang menyiratkan bahwa produsen minyak AS bersedia untuk meningkatkan produksi lagi pada tingkat harga sekitar USD50 per barel. "Sejak palung (kejatuhan) pada 27 Mei 2016, produsen telah menambahkan 112 (35%) rig minyak di AS," kata bank asal Amerika Serikat, Goldman Sachs seperti dikutip CNBC, Senin (10/10).

Meskipun harga lebih lemah pada hari Senin, analis mengatakan mereka memperkirakan harga sedikit lebih tinggi untuk sisa tahun ini dan tahun 2017 mendatang. Barclays Bank memperkirakan stockdraws selama musim dingin mendatang akan mendukung fundamental pasar minyak fisik, terlepas dari keputusan pada bulan November di Wina. "Kami berharap bahwa harga akan naik ke sekitar USD50 per rentang barel pada Q4," tulisnya.

Bank Inggris tersebut menambahkan bahwa harga akan menerima dukungan hingga tahun depan akibat dari permintaan bensin di Amerika.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
31 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
2 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Minggu 1 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved