Asosiasi Asuransi Ngaku Tak Mudah Jalankan Tax Amnesty

Senin, 10 Oktober 2016 - 14:08 WIB
Asosiasi Asuransi Ngaku...
Asosiasi Asuransi Ngaku Tak Mudah Jalankan Tax Amnesty
A A A
JAKARTA - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengaku industri asuransi tidak mudah dalam menjalankan program tax amnesty Presiden Joko Widodo (Jokowi). Alasannya, karena jumlah uang amnesti pajak yang masuk ke produk asuransi masih belum diketahui secara pasti.

(Baca: Jumlah Tanggungan Industri Asuransi 56,95 Juta Orang)

Ketua AAJI Hendrisman Rahim mengatakan, produk asuransi juga menjadi salah satu gateway atau pintu masuk uang amnesti pajak. Sama halnya seperti produk perbankan dan pasar modal.

"Produk asuransi jadi salah satu gateway tapi jalankan tidak mudah, yang besar dari repatriasi dulu. Ada produk asuransi salah satu gateway tapi sekarang apa dana dari repatriasi masuk ke kita? Terus terang dapat tanda tanya, kita enggak tahu apa dana tersebut masuk asuransi," ujarnya di Jakarta, Senin (10/10/2016).

Kendati demikian, kata dia, nasabah asuransi sudah mulai menanyakan polis yang dimiliki masuk ke dalam aset harta atau tidak. Sebab, mereka akan melaporkannya ketika mengikuti tax amnesty.

"Deklarasi ini terjadi, orang-orang tanya ke asuransi yang sudah punya polis apa akan laporkan sebagai aset? Ternyata cukup banyak masukan polis ini sebagai aset," katanya.

(Baca: Industri Asuransi Bayarkan Klaim Nasabah Rp44,7 Triliun)

Hendrisman menuturkan, jumlah pertanyaan terkait harta polis asuransi tersebut cukup banyak datang dari nasabah. Bahkan frekuensinya terbilang sering secara terus-menerus.

"Kenapa kami tahu? Mereka tanya terus. Pertanyaan datang dari mereka, ini mereka akan masukan ke deklarasi tax amnesty," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Insentif Pajak Bagi...
Insentif Pajak Bagi Pemegang Polis Dinanti di Tengah Pagebluk Covid-19
Jumlah Klaim Asuransi...
Jumlah Klaim Asuransi Jiwa Terus Meningkat
BRINS Dinobatkan Sebagai...
BRINS Dinobatkan Sebagai Asuransi Terbaik 2021
Ckckck, Kuartal I Pendapatan...
Ckckck, Kuartal I Pendapatan Asuransi Jiwa Naik Lebih dari 13 Ribu Persen
Lampaui Kinerja Pra-Pandemi,...
Lampaui Kinerja Pra-Pandemi, Industri Asuransi Jiwa Raih Pendapatan Rp62 Triliun
Seruan Bikin Lembaga...
Seruan Bikin Lembaga Penjamin Pemegang Polis Kembali Mencuat, Ini Sebabnya
Berita Terkini
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
31 menit yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
36 menit yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
46 menit yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
2 jam yang lalu
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
2 jam yang lalu
Tren Global Tokenisasi...
Tren Global Tokenisasi Aset Menguat, RWA Jadi Motor Baru Industri Kripto
2 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved