Pounds Menguat Tajam, Rupiah Sore Ini Merangkak Naik

Rabu, 12 Oktober 2016 - 17:04 WIB
Pounds Menguat Tajam,...
Pounds Menguat Tajam, Rupiah Sore Ini Merangkak Naik
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup menguat, meski tidak terlalu tinggi atau masih di level Rp13.000/USD. Posisi mata uang Garuda tersebut di tengah semakin perkasanya poundsterling terhadap USD.

Berdasarkan data Bloomberg sore ini, rupiah ditutup di level Rp13.018/USD atau menguat dibanding penutupan kemarin yang berada di level Rp13.032/USD dengan kisaran harian Rp13.008-Rp13.045/USD.

Di sisi lain data Yahoo Finance, menunjukkan rupiah mulai membaik saat menutup hari ini di level Rp13.00/USD atau naik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.018/USD dengan kisaran harian Rp12.987-Rp13.035/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah berakhir di posisi Rp13.030/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah malah melemah dari posisi kemarin di level Rp13.020/USD.

Rupiah juga terlihat menyusut berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tadi pagi dibuka di level Rp13.023/USD. Posisi ini tercatat memburuk dari posisi kemarin di level Rp12.992/USD.

Sementara dilansir Reuters, Rabu (12/10/2016), poundsterling kembali melonjak terhadap USD di atas 1,23 atau diperdagangkan naik 1,5% setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May menawarkan anggota parlemen beberapa pengawasan dari proses untuk meninggalkan Uni Eropa.

May membuat tawarannya untuk anggota parlemen dan mengatakan dengan kondisi bahwa mereka tidak "merusak" negosiasi dengan 27 anggota lain dari blok tersebut.

Ketakutan bahwa Inggris akan memberikan akses penuh ke pasar tunggal Uni Eropa untuk memaksakan kontrol maksimum pada perbatasannya-skenario yang dikenal sebagai "hard Brexit"-melaju sterling ke level terendah dalam 31 tahun terakhir pada pekan lalu, terjun di level 1,1491.

Ini terus turun tajam pada awal pekan ini, hingga serendah level 1,2090. Namun, melonjak setelah laporan dari penawaran May muncul pada Rabu pagi, diperdagangkan naik 1,5% di level 1,2302 atau kenaikan pertama selama lima hari. Di sisi lain, poundsterling pun tercatat menguat 1,5% terhadap mata uang euro menjadi 89,88 pence.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
6 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
6 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
6 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
6 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
7 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
7 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved