Harga Emas Antam Turun di Tengah Mendatarnya Emas Dunia

Senin, 17 Oktober 2016 - 08:53 WIB
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun di Tengah Mendatarnya Emas Dunia
A A A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini turun setelah pada akhir pekan kemarin tercatat naik. Pelemahan harga emas hari ini di tengah mendatarnya harga emas dunia.

Dikutip dari lama Logammulia.com, Senin (17/10/2016), harga emas ukuran 1 gram turun Rp1.000 menjadi Rp610.000/gram dari sebelumnya Rp611.000/gram. Begitu juga dengan harga buyback emas Antam yang melemah Rp1.000 menjadi Rp524.000/gram dari sebelumnya Rp525.000/gram.

Harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.180.000 dengan harga per gram Rp590.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.752.000 dengan harga per gram Rp584.000. Harga emas 4 gram senilai Rp2.324.000 dengan harga per gram Rp581.000.

Emas ukuran 5 gram sebesar Rp2.905.000 dengan harga per gram Rp581.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.735.000 dengan harga per gram Rp573.500. Harga emas 25 gram Rp14.200.000 dengan harga per gram Rp568.000.

Harga emas 50 gram sebesar Rp28.250.000, dengan harga per gram Rp565.000. Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp56.325.000, dengan harga per gram Rp563.250. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp140.425.000, dengan harga per gram Rp561.700, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp280.475.000 dengan harga per gram Rp560.950.

Sementara, harga emas di Pulogadung juga tercatat turun Rp1.000 menjadi Rp600.000/gram dari sebelumnya Rp601.000/gram dan harga emas di Sarinah juga turun ke posisi Rp610.000/gram dari sebelumnya Rp611.000/gram.

Seperti dikutip dari Reuters, harga emas yang sebagian besar tidak berubah pada hari ini di tengah menguatnya USD setelah data ekonomi AS tercatat positif pada akhir pekan lalu, tampaknya akan membuat suku bungan naik di akhir tahun ini.

Harga emas di pasar spot sebagian besar mendatar ke level USD1.250,40 per ons pada pukul 00.47 GMT. Sementara, harga emas AS malah turun 0,3% menjadi USD1.252,30 per ons.

Harga produsen AS naik pada September dan menjadi kenaikan terbesar secara year on year sejak Desember 2014. Penjualan ritel AS juga naik 0,6% setelah pada Agustus mengalami penurunan 0,2%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
9 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
9 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
9 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
10 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
11 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
11 jam yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved