25 Pusat Logistik Berikat Baru Siap Dibangun

Rabu, 19 Oktober 2016 - 13:26 WIB
25 Pusat Logistik Berikat...
25 Pusat Logistik Berikat Baru Siap Dibangun
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, pemerintah berencana kembali membangun Pusat Logistik Berikat (PLB) di berbagai daerah di Tanah Air. Setidaknya, ada 25 PLB baru lagi yang akan dibangun dalam waktu dekat.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi menuturkan, untuk mencukupi kebutuhan industri logistik, pemerintah akan menambah jumlah PLB pada berbagai daerah. Penambahan jumlah PLB ini akan dilakukan secara bertahap.

"Hingga saat ini, Indonesia telah membangun 14 PLB yang melayani berbagai sektor seperti minyak dan gas, pertambangan, Maintenance, Repair and Overhaul (MRO), otomotif, dan farmasi. Sekitar 25 PLB akan segera dibangun dalam waktu dekat ini. Berkolaborasi bersama asosiasi dan pemain utama di industri ini," katanya di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Data dari Frost & Sullivan mengungkapkan bahwa industri logistik Indonesia diperkirakan akan berkembang 15,4% pada 2020. Hal yang mendorong pertumbuhannya adalah dari sektor konekvitas perdagangan maritim yang semakin membaik. Sebab, Indonesia memiliki lokasi geografi yang strategis untuk perdagangan dunia, serta meningkatnya perdagangan berbasis e-commerce.

Selain itu, Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) juga membuka peluang untuk penyedia layanan logistik atau Logistic Service Providers (LSP) melalui ekpansi bisnis di wilayah ini. Namun, saat ini lndonesia memiliki keterbatasan infrastruktur logistik, yakni produktivitas yang standar di pelabuhan, serta biaya angkut yang tinggi.

Hanya saja terdapat ada beberapa faktor pendukung yakni melalui jejaring logistik MEA seperti fasilitas jaringan yang canggih, investasi infrastruktur, keuntungan bagi kebutuhan pelanggan, penanganan kargo secara berkualitas serta pelatihan untuk profesional logistik.

(Baca Juga: Jadikan RI Hub Logistik Asia Pasifik, Bea Cukai Gelar JLSE)

‎Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Rosan P Roeslani mengutarakan, PLB ini mutlak harus dibangun pada berbagai daerah di Indonesia. Dengan begitu, maka pengusaha dalam negeri dapat bersaing baik secara regional maupun secara global.

"Hal ini dapat membangun kepercayaan sehingga akhirnya dapat mendukung dan memperkuat relasi bisnis," tandasnya.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai hari ini mengadakan acara Jakarta Internasional Logistic Summit dan Expo (JILSE). Acara ini dilakukan untuk mensosialisasikan PLB Indonesia ke dunia internasional.

(Baca Juga: Empat Supplier Kakap Siap Pindahkan Barang ke Gudang Berikat)

Dalam acara ini, nantinya akan dibahas secara umum mengenai upaya untuk mendorong pertumbuhan jumlah PLB, peningkatan volume barang yang ditimbun di PLB, pertumbuhan pemasok luar negeri yang menimbun barang di PLB, dan optimalisasi pencapaian tujuan PLB sebagai hub logistik regional.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dirjen Bea Cukai Tinjau...
Dirjen Bea Cukai Tinjau Kawasan Berikat, Dorong Pertumbuhan Industri dan Ekspor
Dorong Ekspor dari Kawasan...
Dorong Ekspor dari Kawasan Berikat, Bea Cukai Pastikan Pengawasan Transparan
Peresmian Kawasan Berikat...
Peresmian Kawasan Berikat SIOEN Semarang Asia, Dorong Ekspansi Ekspor Garmen Asal Kendal
Akomodir Peningkatan...
Akomodir Peningkatan Produksi, Perusahaan Ini Minta Fasilitas Kawasan Berikat ke Bea Cukai
Menperin Sebut Kawasan...
Menperin Sebut Kawasan Berikat dan Pusat Logistik Jadi Pintu Masuk Impor Ilegal
Bea Cukai Bandung Asistensi...
Bea Cukai Bandung Asistensi Pengusaha Tempat Penimbunan Berikat
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved