Harga Minyak Dunia Anjlok 2% Akibat USD Menguat

Jum'at, 21 Oktober 2016 - 07:44 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok 2% Akibat USD Menguat
A A A
NEW YORK - Harga minyak dunia tercatat turun hingga 2%, karena dolar bangkit kembali mendorong pemain untuk mengambil keuntungan pada kenaikan hari sebelumnya yang mengirim minyak mentah AS ke posisi tertinggi dalam 15 bulan.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (21/10/2016), harga minyak brent untuk pengiriman Desember turun USD1,29 atau 2,5% ke level USD51,38 per barel. Harga minyak AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak November urun USD1,17 atau 2,3% menjadi USD50,43 per barel. Sementar, kontrak WTI untuk Desember meluncur USD1,19 untuk menetap di level USD50,63 per barel.

Dolar mencapai level tertinggi dalam tujuh bulan terhadap beberapa mata uang dan puncak tiga-bulan terhadap euro setelah Bank Sentral Eropa mempertahankan suku bunga tidak berubah dan data AS menunjukkan penjualan rumah naik pada September.

Pada Rabu, harga minyak naik setelah pemerintah AS melaporkan penarikan tak terduga lebih dari 5 juta barel dalam stok minyak mentah mingguan yang melaju kontrak November WTI untuk tinggi dalam 15 bulan di level USD51,93.

Beberapa pelaku pasar mencatat bahwa meskipun penarikan minyak mentah, EIA juga melaporkan adanya produksi tak terduga dari 2,5 juta barel dalam stok bensin bukannya penurunan yang diperkirakan. Ada juga tumbuh skeptisisme tentang Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang berencana membatasi produksi, kata Tariq Zahir, pedagang di Tyche Capital Advisors di New York.

"Komentar semalam, dari (OPEC) berbicara dengan Rusia tentang apakah mereka dapat meningkatkan tingkat produksi mereka, menempatkan ke dalam keraguan apakah akan ada menjadi kesepakatan," katanya.

Kepala eksekutif Rusia Rosneft (ROSN.MM) mengatakan produsen minyak negara memiliki potensi untuk menambah sebanyak 200 juta ton per tahun, atau sekitar 4 juta barel per hari, untuk produksi.

Meskipun penurunan, harga minyak masih naik sekitar 13% sejak OPEC mengumumkan pada 27 September bahwa produksi yang direncanakan akan dipangkas 8 tahun untuk mengendalikan kelebihan pasokan global yang membuat harga minyak merosot dari posisi tertinggi pada pertengahan 2014 di atas level USD100 per barrel.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
20 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved