HT: Kerja Keras Tak Cukup Capai Kesuksesan

Jum'at, 21 Oktober 2016 - 16:54 WIB
HT: Kerja Keras Tak...
HT: Kerja Keras Tak Cukup Capai Kesuksesan
A A A
JAKARTA - CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, kerja keras tidak cukup dalam membuat seseorang untuk mencapai keberhasilan. Perlu ada faktor lainnya yakni terus bergerak atau progresif dan tidak diam saja.

(Baca Juga: HT Beri Arahan dalam Raker Tahunan MNC Kapital)

HT menjelaskan, banyak yang merasa sudah kerja keras tapi tidak berkembang. Ini karena mereka terlibat dalam suatu kegiatan rutin yang terus berulang, artinya tidak progresif atau melakukan perubahan menuju arah menanjak.

"Contoh, jual makanan, pagi subuh ke pasar, belanja, masak, jualan sampai malam. Paginya begitu lagi, kegiatan yang terus diulang-ulang. Sampai pensiun ya begitu terus nasibnya," ujarnya di Gedung MNC Financial Center, Jakarta, Jumat (21/10/2016).

Dia menyampaikan, ada pula pribadi yang tidak mau terlibat dalam hal-hal rutin setiap harinya. Artinya, dia terus mau melakukan perubahan menuju arah perbaikan.

"Pertama, mengawalinya sama dengan yang pertama tapi progresif yang dia lakukan adalah buka outlet semakin banyak. Terus akhirnya invest dalam franchise dan akhirnya berkembang," tutur HT.

Kedua contoh itu, lanjut HT, serupa tapi sebenarnya tak sama. Kedua pribadi tersebut sama-sama bekerja keras, hanya saja yang membedakan adalah upaya lainnya di atas yang namanya bergerak terus dan disiplin

"Jadi orang yang kerja keras tidak menjamin akan berhasil. Ada juga contoh lain, kerja keras tapi tidak berhasil meski mencoba progresif, itu kerja keras tapi tidak disiplin," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
HT Tegaskan Sulsel dan...
HT Tegaskan Sulsel dan Sumut Harus Jadi Lumbung Suara Partai Perindo
Apresiasi Natal Nasional...
Apresiasi Natal Nasional 2023 di Surabaya Sukses, HT: Ramai Sekali
HT Kenang Perjalanan...
HT Kenang Perjalanan Membangun Bisnis, Pernah Menjadi Pemilik Astra Internasional
Terancam Tutup, Perusahaan...
Terancam Tutup, Perusahaan Perparkiran Butuh Sederet Relaksasi Pajak
Harapan Hary Tanoe di...
Harapan Hary Tanoe di HUT Soulyu
Sosialisasikan COVID-19,...
Sosialisasikan COVID-19, Pengelola Apartemen Manfaatkan Jaringan TV Lokal
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
5 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
5 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
7 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
7 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
8 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
8 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved