Indonesia Harus Waspadai Volume Perdagangan Dunia China

Senin, 24 Oktober 2016 - 22:30 WIB
Indonesia Harus Waspadai...
Indonesia Harus Waspadai Volume Perdagangan Dunia China
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia menyatakan meski pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III 2016, diperkirakan berada di level 4,9%, dan keseluruhan tahun berada dirange 4,9%-5,3%, namun pemerintah harus tetap waspada.

Gubernur Bank Indonesia, Agus Dermawan Martowardojo mengatakan hal ini disebabkan oleh faktor volume perdagangan dunia China. Kondisi perdagangan di Negeri Mao Tse-tung itu, berpengaruh besar terhadap perdagangan Indonesia dan imbasnya bisa menekan pertumbuhan ekonomi domestik.

"China saat ini sudah tidak terlalu orientasi kepada ekspor melainkan meningkatkan ekonomi domestiknya. Jadi penurunan volume perdagangan dunia China perlu kita waspadai. Karena orientasi mereka tidak terlalu ke ekspor lagi," kata Agus di Gedung Kementerian Keuangan, kawasan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (24/10/2016).

Selain China, sudah menjadi rahasia umum bila Indonesia juga harus mewaspadai kondisi ekonomi di Amerika Serikat. Negara yang sedang diramaikan oleh pemilihan presiden ini, berencana menaikkan suku bunga mereka pada akhir tahun. Dan mengoreksi pertumbuhan ekonomi mereka lebih rendah dari rencana awal.

"Meski Eropa dan India ada perbaikan ekonomi, tapi yang sangat perlu kita waspadai adalah kecenderungan kenaikan Federal Funds Rate sekali lagi di tahun 2016. Kita lihat ini kemungkinan di akhir tahun," katanya.

Kendati kemungkinan masih dua bulan lagu, namun Agus mengaku sudah memantau, di pasar sudah banyak dampak dari kabar kenaikan suku bunga bank sentral AS tersebut.

"Sudah ada dampaknya di kita, sudah terasa. Kita lihat yield surat utang ada kecenderungan meningkat. Itu yang terjadi," tutup Agus.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Menjaga Tren Pertumbuhan...
Menjaga Tren Pertumbuhan Ekonomi
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
9 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
10 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved