Rupiah Dibuka Variatif, USD Perkasa Lawan Yen

Selasa, 25 Oktober 2016 - 10:25 WIB
Rupiah Dibuka Variatif,...
Rupiah Dibuka Variatif, USD Perkasa Lawan Yen
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka mixed, ketika awal pekan kemarin berakhir lesu Lesunya mata uang Garuda berbanding terbalik dengan USD yang terus menjaga tren positif terhadap enam mata uang utama.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp13.022/USD. Posisi ini tercatat membaik dari posisi awal pekan kemarin di level Rp13.047/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg pagi ini ada pada level Rp13.031/USD. Nilai tersebut jauh menyusut dari posisi sebelumnya yang berakhir di posisi Rp13.012/USD dan hari ini bergerak dengan kisaran Rp13.015 - Rp13.034/USD.

Sementara data Yahoo Finance, memperlihatkan penguatan rupiah di sesi pagi ada di level Rp13.008/USD atau menguat dari penutupan kemarin di posisi Rp13.011/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran harian Rp12.995 - Rp13.015/USD.

Di sisi lain berdasarkan data SINDOnews dikutip dari Limas, rupiah berada di level Rp13.061/USD. Angka tersebut memperlihatkan rupiah semakin memburuk dari posisi sebelumnya di level Rp13.045/USD.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (25/10/2016) USD tercatat semakin menguat melawan enam mata uang utama ketika data manufaktur AS semakin solid ditambah komentar pejabat The Fed terkait kenaikan suku bunga acuan menjadi sentimen positif untuk mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS-. Indeks USD berada pada level tertinggi sejak Februari, mendaki hingga 98.846 atau meningkat 3,6% sepanjang bulan ini.

Survei Markit pada awal pekan ini menunjukkan tingkat aktivitas manufaktur AS mencapai level tertinggi dalam satu tahun terakhir. "Penguatan manufaktur AS dan bond US telah mendukung USD," ucap Strategi Senior Barclays Securities Shinichiro Kadota.

Saat USD kokoh, euro terlihat melemah menuju level 1.0870 meneruskan tren negatif sejak akhir pekan kemarin yang menyentuh posisi terendah dalam tujuh bulan 1.0859. USD juga terlihat perkasa lawan yen ke level 104.37. Di tempat berbeda peso Meksiko yang paling rentan terhadap kemenangan Trump dalam pemilihan Presiden AS justru menguat, sedangkan dolar Kanada mulai penuh ke posisi 1.3347.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
6 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
6 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
6 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
6 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
7 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
7 jam yang lalu
Infografis
Resmi Dibuka, Ini Formasi...
Resmi Dibuka, Ini Formasi Sekolah Kedinasan 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved