Kuartal III 2016, PGN Cetak Laba Bersih Rp3,23 Triliun
Selasa, 01 November 2016 - 10:07 WIB
Kuartal III 2016, PGN Cetak Laba Bersih Rp3,23 Triliun
A
A
A
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (kode emiten: PGAS) tetap berkinerja baik di tengah menurunnya harga minyak dan perlambatan ekonomi dunia. Pada kuartal III 2016, PGN berhasil mencetak laba bersih sebesar USD241,99 juta atau Rp3,23 triliun dengan kurs rata-rata sebesar Rp13.328.
“Kami telah melakukan berbagai upaya efisiensi sehingga mampu mencetak laba di tengah kondisi perekonomian yang sedang mengalami perlambatan,” ujar Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews di Jakarta, Selasa (1/11/2016).
Menurut dia, dalam kurun waktu sembilan bulan tahun ini, PGN berhasil membukukan secara keseluruhan pendapatan bersih sebesar USD2,16 miliar naik sebesar USD17,32 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebesar USD2,14 miliar. Peningkatan pendapatan diperoleh dari hasil kontribusi beroperasinya pipa transmisi gas bumi Kalija I yang dioperasikan PT Kalimantan Jawa Gas dan penjualan gas dari sektor hulu melalui SEI.
Sementara laba operasi pada kurun waktu sembilan bulan tahun ini mencapai USD394,24 juta. Adapun EBITDA tercatat USD641,51 juta naik sebesar USD27,17 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD614,34 juta.
Selama periode Januari-September 2016, PGN menyalurkan gas bumi 1.595 juta kaki kubik per hari (MMSCFD), naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1.556 MMSCFD. Adapun rinciannya sepanjang Kuartal III 2016, volume gas distribusi sebesar 793 MMSCFD, naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 789 MMSCFD. Volume transmisi atau pengangkutan gas bumi sebesar 802 MMSCFD, naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 767 MMSCFD.
Dia mengatakan, sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan perekonomian nasional, PGN optimistis kinerja perusahaan juga semakin baik. Meski kondisi perekonomian mengalami perlambatan, PGN tetap mengembangkan infrastruktur gas bumi untuk memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat.
“PGN akan semakin agresif membangun infrastruktur gas bumi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas nasional,” kata dia.
Pada kuartal III/2016, infrastruktur pipa gas PGN bertambah sepanjang lebih dari 241 km dan saat ini mencapai lebih dari 7.267 km atau setara dengan 78% pipa gas bumi hilir nasional. Dari infrastruktur gas bumi tersebut, PGN memasok gas bumi ke lebih dari 119.960 pelanggan rumah tangga.
“Kami telah melakukan berbagai upaya efisiensi sehingga mampu mencetak laba di tengah kondisi perekonomian yang sedang mengalami perlambatan,” ujar Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews di Jakarta, Selasa (1/11/2016).
Menurut dia, dalam kurun waktu sembilan bulan tahun ini, PGN berhasil membukukan secara keseluruhan pendapatan bersih sebesar USD2,16 miliar naik sebesar USD17,32 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebesar USD2,14 miliar. Peningkatan pendapatan diperoleh dari hasil kontribusi beroperasinya pipa transmisi gas bumi Kalija I yang dioperasikan PT Kalimantan Jawa Gas dan penjualan gas dari sektor hulu melalui SEI.
Sementara laba operasi pada kurun waktu sembilan bulan tahun ini mencapai USD394,24 juta. Adapun EBITDA tercatat USD641,51 juta naik sebesar USD27,17 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD614,34 juta.
Selama periode Januari-September 2016, PGN menyalurkan gas bumi 1.595 juta kaki kubik per hari (MMSCFD), naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1.556 MMSCFD. Adapun rinciannya sepanjang Kuartal III 2016, volume gas distribusi sebesar 793 MMSCFD, naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 789 MMSCFD. Volume transmisi atau pengangkutan gas bumi sebesar 802 MMSCFD, naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 767 MMSCFD.
Dia mengatakan, sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan perekonomian nasional, PGN optimistis kinerja perusahaan juga semakin baik. Meski kondisi perekonomian mengalami perlambatan, PGN tetap mengembangkan infrastruktur gas bumi untuk memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat.
“PGN akan semakin agresif membangun infrastruktur gas bumi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas nasional,” kata dia.
Pada kuartal III/2016, infrastruktur pipa gas PGN bertambah sepanjang lebih dari 241 km dan saat ini mencapai lebih dari 7.267 km atau setara dengan 78% pipa gas bumi hilir nasional. Dari infrastruktur gas bumi tersebut, PGN memasok gas bumi ke lebih dari 119.960 pelanggan rumah tangga.
(ven)
Lihat Juga :