Pasar Saham RI Berpotensi Bergejolak Empat Hari ke Depan

Jum'at, 04 November 2016 - 19:07 WIB
Pasar Saham RI Berpotensi...
Pasar Saham RI Berpotensi Bergejolak Empat Hari ke Depan
A A A
JAKARTA - Pasar saham Indonesia dalam empat hari ke depan diprediksi oleh Analis Investa Saran Mandiri Hans Kwee berpotensi bergejolak, terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) yang berlangsung 8 November, mendatang. Menurut dia setelahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) baru akan kembali kondusif.

"Dalam 4 hari ini dari tanggal 4 sampai 8 November kita tunggu, habis itu pasar kondusif pekan depan. Namun, ada kemungkinan IHSG melemah ke 5.200, tapi indeks kita naik lumayan banyak tahun ini, bisa bagus untuk akumulasi investor," ujarnya di Jakarta, Jumat (4/11/2016).

(Baca Juga: Demo 4 November Damai, Bursa Saham RI Paling Kinclong di Asia)

Sementara pada penutupan perdagangan hari ini, prediksi Hans terbukti IHSG bergerak di kisaran level 5.300-5.320. Perkiraan tersebut naik dari penutupan perdagangan kemarin."Penutupan hari ini naik sedikit dari kemarin. Demo enggak pengaruh kecuali anarkis, nginep di DPR juga enggak apa-apa asal tidak anarkis," pungkasnya.

Sebelumnya IHSG pada perdagangan sesi I hari ini masih betah di zona merah setelah pada perdagangan tadi pagi dibuka melemah. Siang ini IHSG melemah 21,88 poin atau 0,41% ke level 5.307,62. Pada sesi pagi, IHSG dibuka melemah 23,29 poin atau 0,44% ke level 5.306,21 dan pada perdagangan kemarin berakhir terjun bebas 75,95 poin atau 1,41% ke level 5.329,50.

Meski begitu pada penutupan IHSG pada perdagangan akhir pekan sukses berbalik menguat 33,16 poin atau 0,62% ke level 5.362,66 saat bursa saham Asia lesu, ketika aksi demo 4 November berlangsung aman. Sektor di dalam negeri semuanya berada di jalur positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah pertambangan yang naik 2,34% disusul sektor industri dasar yang menguat 1,47%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Literasi Investasi Saham...
Literasi Investasi Saham Berbasis Syariah
Pembukaan Perdagangan...
Pembukaan Perdagangan Dalam Rangka HUT ke-47 Pasar Modal Indonesia
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal pada Juni 2023 Sebesar Rp154,13 Triliun
Kolaborasi untuk Menciptakan...
Kolaborasi untuk Menciptakan 1 Juta Investor Baru di Pasar Modal
AEI Rayakan HUT ke-37,...
AEI Rayakan HUT ke-37, Pasar Modal Indonesia Terus Tunjukan Penguatan
Alhamdulillah, Belajar...
Alhamdulillah, Belajar Analisis Fundamental Syariah GRATIS di Webinar MNC Sekuritas!
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
1 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
2 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
3 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
4 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved