Bank DKI Layani Sistem Manajemen Kas di 770 SKPD dan UKPD

Senin, 07 November 2016 - 19:15 WIB
Bank DKI Layani Sistem...
Bank DKI Layani Sistem Manajemen Kas di 770 SKPD dan UKPD
A A A
JAKARTA - Bank DKI melayani sistem manajemen kas (Cash Management System) hingga ke tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) demi mendukung penerapan transaksi perbankan non tunai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Direktur Utama Bank DKI, Kresno Sediarsi, usai gathering SKPD, UKPD dan BLUD bersama Bank DKI mengatakann bahwa dengan menggunakan Cash Management System dari Bank DKI, Pemprov DKI Jakarta dapat memantau aktivitas transaksi rekening Pemprov DKI Jakarta yang berada di lima wilayah kotamadya dan satu kabupaten dengan mudah.

Dari penerapan sistem tersebut, kata dia, secara real time dapat dipantau besaran penerimaan dan pengeluaran anggaran Pemprov DKI. "Per September 2016 sebanyak 770 SKPD dan UKPD telah menggunakan Cash Management System dari Bank DKI," ungkap Kresno Sediarsi dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Senin (7/11/2016).

Menurut Kresno, dengan menggunakan CMS Bank DKI, maka data laporan keuangan akan lebih akurat. Selain itu, CMS Bank DKI dapat di-customized sehingga sesuai dengan kebutuhan pengelolaan keuangan dari nasabah. "Layanan CMS ini lebih tepat dan akurat dalam mendukung program Pemprov DKI,” tandasnya.

Dia menambahkan CMS Bank DKI juga memungkinkan untuk melakukan transaksi transfer sejumlah dana dari dan ke rekening Bank DKI. Transaksi itu dapat dilakukan dengan model single (dari satu rekening ke satu rekening) atau kolektif (dari satu rekening ke maksimal 10 rekening sekaligus).

Selain itu, sambung dia, sistem ini juga memungkinkan transfer dana dari rekening Bank DKI ke rekening bank lain melalui mekanisme BI- RTGS (real time gross settlement) dan SKN (sistem kliring nasional). Layanan lain yang disediakan oleh CMS Bank DKI diantaranya adalah payroll, liquidity management, dan virtual account.

Menurut Kresno, Cash Management System ini tidak hanya ditujukan kepada Pemprov DKI Jakarta saja, tetapi juga dapat dipergunakan oleh nasabah korporasi. Saat ini sistem tersebut sudah digunakan di beberapa perusahaan baik BUMN, BUMD dan perusahaan swasta nasional.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Heru Budi Hartono menyampaikan, bahwa Cash Management System sebagai layanan keuangan digital dari Bank DKI, sangat penting untuk peningkatan layanan dan sistem pengelolaan keuangan yang lebih transparan, akuntabel, efektif dan efisien, serta tepat nominal, tepat waktu dan tepat sasaran dalam penganggaran dan mendukung gerakan less cash society.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sinergi Bank DKI dan...
Sinergi Bank DKI dan Transjakarta Resmikan Penamaan Halte Transjakarta Senayan Bank DKI
UUS Bank DKI Terus Dukung...
UUS Bank DKI Terus Dukung Program Kerja LP Maarif NU
UUS Bank DKI Jalin Kerja...
UUS Bank DKI Jalin Kerja Sama Layanan Digital Perbankan dengan BPRS Patriot
Bank DKI Terima Tiga...
Bank DKI Terima Tiga Penghargaan Top 20 Financial Institution Award 2022
Sukses Transformasi...
Sukses Transformasi Digital, Bank DKI Raih Apresiasi Pemerintah Daerah Indonesia 2023
Bank DKI Terima Apresiasi...
Bank DKI Terima Apresiasi Sebagai Mitra Strategis 2023 Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
53 menit yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
1 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
1 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
1 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved