Harga Minyak Dunia Naik Usai Donald Trump Menang

Kamis, 10 November 2016 - 08:13 WIB
Harga Minyak Dunia Naik...
Harga Minyak Dunia Naik Usai Donald Trump Menang
A A A
NEW YORK - Harga minyak dunia naik karena pasar keuangan Amerika Serikat (AS) kembali bangkit setelah Donald Trump menang dalam pemilihan presiden AS.

Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (10/11/2016), harga minyak AS naik 29 sen ke level USD45,27 per barel. Sedangkan harga minyak brent naik 31 sen atau 0,67% menjadi USD46,35 per barel, setelah jatuh ke level USD44,40 per barel, atau terendah sejak 11 Agustus.

Minyak mentah telah jatuh sebanyak 4% pada awal sesi perdagangan, setelah hasil pemilihan presiden AS. Minyak mentah AS anjlok mendekati level USD43 per barel atau menedkati level terendah dua bulan.

Aksi jual bagian dari reaksi pasar berbasis luas di mana investor melarikan aset berisiko seperti saham dan USD, yang telah berubah positif. Harga minyak sempat jatuh setelah data pemerintah mingguan menunjukkan build lain persediaan minyak mentah AS, tapi akhirnya pasar tampak melewatinya.

Administrasi Informasi Energi mengatakan stok minyak mentah AS naik 2,5 juta barel pekan lalu, satu juta lebih dari perkiraan analis.

"Laporan ini cukup netral, dan pasar memiliki respons diredam," kata Matt Smith, direktur riset komoditas di penyedia data energi ClipperData.

Harga minyak tetap kurang dari setengah dari tingkat pertengahan 2014, tertekan kelebihan pasokan. Dengan kemenangan Trump, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) menghadapi prospek peningkatan produksi minyak AS, sebuah momok utama bagi kartel produsen minyak di 14 negara, diberikan janjinya untuk membuka semua tanah federal dan perairan untuk eksplorasi bahan bakar fosil .

Analis minyak juga mengatakan kemenangan Trump menimbulkan kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi masa depan dan permintaan minyak, ada faktor mendukung harga seperti pergeseran potensial dalam kebijakan AS terhadap Iran.

"Ini masih harus dilihat apakah Presiden AS Trump akan mencabut kesepakatan nuklir dengan Iran bahwa ia telah mengkritik begitu kuat. Jika demikian, harga minyak mungkin akan naik," kata Commerzbank dalam sebuah catatan.

Trump telah mengkritik kesepakatan nuklir Barat dengan Iran, kesepakatan yang telah memungkinkan Teheran untuk meningkatkan ekspor minyak mentah tajam tahun ini. Iran mengatakan Trump harus tetap berkomitmen dengan kesepakatan itu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
48 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
1 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
2 jam yang lalu
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
2 jam yang lalu
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
2 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump - Elon...
Donald Trump - Elon Musk Memanas, Perang Alien Vs Predator Dimulai?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved