Pemerintah Cari Cara Keluar dari Ketidakpastian Ekonomi Global

Kamis, 10 November 2016 - 13:28 WIB
Pemerintah Cari Cara...
Pemerintah Cari Cara Keluar dari Ketidakpastian Ekonomi Global
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengakui Indonesia saat ini berada dalam kondisi ketidakpastian global. Maka, pemerintah harus membuat core kebijakan yang mampu menarik Indonesia dari arus ekonomi global.

Menurutnya, hal ini dilakukan sejak era kabinet kerja Joko Widodo (Jokowi). Di mana, sejak 2013 ke 2014 Indonesia masih terseret arus global sehingga ekonomi sempat mengalami pelemahan cukup dalam dari berbagai sektor.

"Dari 2013 ke 2014 ke 2015 kita terlihat sudah mulai ditarik oleh arah perkembangan dunia. Namun, kita lihat pada 2015 dan 2016 kita bisa menarik diri. Namun apakah ini sustainbale? Kita lihat seperti apa, apa saja yang dikerjakan Indonesia?" tuturnya di Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Darmin mengatakan, pemerintah memulai dengan melakukan reformasi yang sangat penting walaupun tidak menyangkut masyarakat banyak pada saat itu, yakni ketika Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dilakuakn perubahan besar, menjelang akhir 2014.

"Perubahan itu yakni, subsidi di-cut besar-besaran. Memang ada protes di sana sini. Tapi itulah yang harus dilakukan untuk menyelamatkan fiskal kita dari tekanan ekonomi global," kata dia. ‎

Kemudian, anggaran yang sebelumnya digunakan untuk mensubsidi besar-besaran, dialihkan pengeluarannya ke sektor pembangunan infrastruktur dan pengeluaran bantuan sosial.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkannya untuk pendidikan. Darmin meyakini, langkah yang sudah diambil pemerintah ini adalah suatu bangunan fondasi untuk membuat ekonomi Indonesia tidak terseret dalam arus pelemahan global sekaligus menunjukkan Indonesia bisa berubah jadi negara yang lebih baik.

"Ini adalah fondasi yang sangat penting yang tidak boleh dianggap remeh. Karena dengan itu Indonesia mulai tunjukkan kepada market bahwa kita akan berubah," pungkas Darmin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
4 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
4 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
5 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
5 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
6 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
6 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved