Pertumbuhan Ekonomi 2017 Diharapkan Capai 5,1%
Jum'at, 11 November 2016 - 00:14 WIB
Pertumbuhan Ekonomi 2017 Diharapkan Capai 5,1%
A
A
A
JAKARTA - Kepala Ekonom CIMB Niaga Adrian Panggabean mengatakan, kondisi perekonomian Indonesia pada tahun 2016 ini diwarnai oleh rendahnya perdagangan internasional, perilaku risk aversion serta rendahnya inflasi inti. Dia juga menambahkan ada gangguan fungsi intermediasi perbankan akibat turunnya aktifitas transaksi, volume kredit dan preferensi masyarakat untuk memegang uang kas.
"Lingkungan bisnis dan kondisi eksternal pada 2017 mungkin tidak banyak berbeda dengan tahun 2016. Dimana keseimbangan risiko ekonomi akan lebih berat ke arah risiko pertumbuhan yang rendah," ujarnya di Jakarta, Kamis (10/11/2016).
Lebih lanjut dia menerangkan pasar berharap akan adanya seperangkat kebijakan sebagai katalis pertumbuhan ekonomi. Pemerintah sendiri seperti diketahui telah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi berjumlah 14 jilid, sebagai upaya mendongkrak perekonomian domestik.
Adrian menerangkan di sisi moneter pasar berharap akan berlanjutnya kebijakan akomodatif. Di sisi fiskal pasar berharap akan adanya stimulus berupa penurunan tarif pajak, penajaman sisi pengeluaran, dan meningkatnya tax ratio, untuk menurunkan risiko fiskal.
"Apabila katalis perekonomian tersebut hadir, diharapkan perekonomian akan mulai bergerak di paruh kedua 2017 sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2017 akan mampu mencapai angka 5,1%," tandasnya.
"Lingkungan bisnis dan kondisi eksternal pada 2017 mungkin tidak banyak berbeda dengan tahun 2016. Dimana keseimbangan risiko ekonomi akan lebih berat ke arah risiko pertumbuhan yang rendah," ujarnya di Jakarta, Kamis (10/11/2016).
Lebih lanjut dia menerangkan pasar berharap akan adanya seperangkat kebijakan sebagai katalis pertumbuhan ekonomi. Pemerintah sendiri seperti diketahui telah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi berjumlah 14 jilid, sebagai upaya mendongkrak perekonomian domestik.
Adrian menerangkan di sisi moneter pasar berharap akan berlanjutnya kebijakan akomodatif. Di sisi fiskal pasar berharap akan adanya stimulus berupa penurunan tarif pajak, penajaman sisi pengeluaran, dan meningkatnya tax ratio, untuk menurunkan risiko fiskal.
"Apabila katalis perekonomian tersebut hadir, diharapkan perekonomian akan mulai bergerak di paruh kedua 2017 sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2017 akan mampu mencapai angka 5,1%," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :