Defisit Transaksi Berjalan Kuartal III 2016 Turun 1,83%

Jum'at, 11 November 2016 - 13:37 WIB
Defisit Transaksi Berjalan...
Defisit Transaksi Berjalan Kuartal III 2016 Turun 1,83%
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) merilis defisit transaksi berjalan pada kuartal III tahun 2016 mengalami penurunan. Yaitu sebesar USD5 miliar dari kuartal sebelumnya, sehingga kini menjadi USD4,5 miliar.

Kepala Departemen Statistik BI, Hendy Sulistyowati mengatakan, jika dilihat secara keseluruhan, secara persentase defisit transaksi berjalan mengalami penurunan dari 2,16% pada kuartal sebelumnya menjadi USD 1,83% pada kuartal terakhir 2016.

"Penurunan defisit transaksi berjalan ini, pada kenyataannya tertahan oleh defisit neraca pendapatan primer yang meningkat dan surplus neraca pendapatan sekunder yang menurun," kata Hendy di Kantor Pusat BI Jakarta, Jumat (11/11/2016).

Untuk sektor barang dan nonmigas, tercatat mengalami peningkatan dari USD5,2 miliar pada kuartal II 2016 menjadi USD5,3 miliar pada kuartal III 2016. Pertumbuhan juga dialami pada sektor defisit pendapatan primer dari USD7,79 miliar menjadi USD7,91 miliar.

Di sektor barang dan migas, BI mencatat terjadi penurunan defisit secara quartal to quartal dari USD1,4 miliar menjadi USD1,3 miliar. Sedangkan untuk sektor jasa mengalami penurunan dari defisit USD2,2 miliar menjadi USD1,5 miliar.

Selanjutnya, pada sektor pendapatan sekunder juga mengalami penurunan, dari kuartal II 2016 sebesar USD1,23 miliar menjadi USD1,02 miliar pada kuartal III 2016. Sedangkan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya juga tercatat mengalami penurunan dari USD1,27 miliar. "Pendapatan sekunder menurun dikarenakan pendapatan Tenaga Kerja Indonesia yang menurun," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Berita Terkini
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
14 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
44 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved