Investasi Singapura di Indonesia Capai USD7,1 Miliar

Senin, 14 November 2016 - 21:04 WIB
Investasi Singapura...
Investasi Singapura di Indonesia Capai USD7,1 Miliar
A A A
SEMARANG - Hubungan Indonesia dan Singapura terjalin sejak berdirinya ASEAN pada 1967. Seiring perjalanan, hubungan perdagangan kedua negara terus meningkat. Presiden Joko Widodo dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dalam peresmian Kawasan Industri Kendal mengingatkan kembali pentingnya hubungan kedua negara.

Jokowi mengatakan sepanjang Januari-September 2016, jumlah investasi Singapura di Indonesia mencapai USD7,1 miliar atau setara Rp96 triliun (estimasi kurs Rp13.533/USD). Jumlah tersebut meningkat 44% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dan Jokowi menyebut Kawasan Industri Kendal di Jawa Tengah, sebagai ikon hubungan bilateral kedua negara. Dalam pertemuan itu, Jokowi menyuguhkan beragam kekayaan budaya, seperti tarian tradisional, gamelan, dan barongsai.

"Pertemuan ini untuk terus melakukan kerja sama ekonomi. Singapura adalah salah satu mitra utama dalam perdagangan dan investasi," ucap Jokowi di Wisma Perdamaian, Semarang, Senin (14/11/2016).

Kepala Negara mengatakan, adanya Kawasan Industri Kendal Park By The Bay ini, membuat posisi investasi Singapura semakin besar dan menjadi ikon baru dalam hubungan kerja sama kedua negara. Kedepan, investasi Singapura diharapkan lebih meningkat. "Harapannya, investasi ini terus meningkat termasuk di Batam dan Kendal. Di kendal, kawasan industri ni ikon baru hubungan bilateral Indonesia-Singapura," tegasnya.

Selain membahas kerja sama bidang ekonomi, pertemuan bilateral yang berlangsung sekira satu jam tersebut, juga membahas mengenai isu regional dan internasional, di antaranya terorisme serta masalah sengketa Laut China Selatan.

Adapun kesepakatan bersama yang ditandatangani kedua pihak, yaitu di bidang pariwisata ditandai penandatanganan bersama Menteri Pariwisata Arif Yahya dengan Menteri Pariwisata Singapura, disaksikan kedua pemimpin negara. "Penandatanganan ini diharapkan memperkuat kerja sama destinasi wisata baru di Indonesia," kata Jokowi.

Pada pertemuan itu, Jokowi didampingi sejumlah menteri, diantaranya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menkopolhukam Wiranto. Kemudian Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal Thomas Lembong, Menristek Dikti M Nasir, Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Sementara itu, PM Singapura Lee Hsien Loong mengaku sangat senang atas sambutan yang diberikan Pemerintah Indonesia atas kedatangannya yang pertama kali di Semarang, Jawa Tengah. "Ini kali pertama saya ke Semarang dan Kendal. Kami sangat senang dengan proses penyambutan dan terima kasih untuk masyarakat dan pemerintah," katanya.

Lee mengatakan Indonesia adalah mitra Singapura. Adanya sejumlah kesepakatan bersama diharapkan dapat berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi di Indonesia.

Usai melakukan pertemuan bilateral tersebut, PM Lee juga mencoba membatik. Jokowi mempersilahkan PM Lee untuk mencoba mempraktikkan membatik. Begitu juga Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang menemani isteri PM Singapura Ho Ching memegang sejumlah alat membatik serta kain yang sudah tersedia.

PM Singapura menjajal cara membatik tulis asal Grobogan. Sementara isterinya, Ho Ching mencoba langsung cara membuat batik Lasem, Rembang.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dua KEK Baru dengan...
Dua KEK Baru dengan Investasi Rp32,2 Triliun Disetujui
Kawasan Industri Teluk...
Kawasan Industri Teluk Weda Penting Bagi Pemerataan Ekonomi di Indonesia
Kawasan Industri Bakal...
Kawasan Industri Bakal Menjamur, Termasuk Super Koridor Ekonomi Pantura
Uni Eropa Bakal Ekspansi...
Uni Eropa Bakal Ekspansi Bisnis ke ASEAN, RI Salah Satu yang Dilirik
Tanah di Kawasan Industri...
Tanah di Kawasan Industri Batang Lebih Murah dari Vietnam, Bahlil: Monggo Investasi!
Serap Investasi Rp28,3...
Serap Investasi Rp28,3 Triliun, Investor di KEK Kendal Terus Bertambah
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
50 menit yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
1 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
1 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
2 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved