Rush Money 25 November Bisa Timbulkan Aksi Kriminal

Sabtu, 19 November 2016 - 12:45 WIB
Rush Money 25 November...
Rush Money 25 November Bisa Timbulkan Aksi Kriminal
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kadin bidang Perbankan Sigit Pramono menilai, ajakan agar masyarakat menarik dana dari bank pada 25 November 2016 berpotensi menimbulkan aksi kriminal. Jika masyarakat benar-benar terhasut dan menarik uangnya dari bank, maka tindakan pencurian hingga perampokan bisa semakin marak.

Dia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan hasutan tersebut. Sebab, jika uang tersebut ditarik kemudian disimpan di rumah maka akan menarik perhatian orang dan pada akhirnya menimbulkan aksi kriminal.

"Itu kan malah membahayakan. Itu akan menimbulkan risiko orang berbuat kriminal juga, karena orang tau banyak yang simpan uangnya di rumah. Kan bahaya banget," katanya saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Sabtu (19/11/2016).

Mantan Ketua Umum Perhimpunan Bank-bank Nasional (Perbanas) ini meyakini, masyarakat tidak akan mau menarik uangnya dari bank. Pasalnya, mereka akan kebingungan sendiri harus menyimpan dimana uang-uang tersebut.

"Lagian enggak mungkin lah orang mau narik uangnya, memang mereka mau taruh di mana uangnya, kan bahaya. Jadi kita harus mengingatkan kepada masyarakat kalau mau narik uang tunai terus mau simpan dimana," ‎imbuh dia.

Sigit pun tidak mau berandai-andai mengenai dampak yang akan terjadi terhadap perbankan nasional, jika hasutan tersebut benar-benar terjadi. Saat ini yang terpenting baginya adalah mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya dan mengikuti hasutan menarik dana secara besar-besaran pada 25 November.

"Saya enggak mau berandai karena itu enggak akan terjadi. Dan sebelum terjadi, kita harus memberikan penjelasan bahwa itu enggak benar. Yang jelas itu kriminal," tuturnya.

Selain itu, dia meminta pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas mengenai penyebar isu yang beredar di media sosial tersebut. "Saya kira pihak yang berwajib harus mengusut siapa yang pertama kali menyebarkan, terus ditangkap. Gampang kok dengan teknologi bisa dicari orang itu," tandas Sigit.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Intip Potensi Besar...
Intip Potensi Besar Keuangan Syariah
Kemenkeu Mendorong Sektor...
Kemenkeu Mendorong Sektor Jasa Keuangan Tumbuh Berkembang
Stabilkan Keuangan Akibat...
Stabilkan Keuangan Akibat Dompet Tipis usai Lebaran
Keuangan Negara 2021...
Keuangan Negara 2021 Dinyatakan WTP
Diskusi Bertajuk Traveling...
Diskusi Bertajuk Traveling Sekeluarga Anti Boncos
Jaga Kepercayaan Publik,...
Jaga Kepercayaan Publik, IAPI konsisten Lahirkan Ahli Keuangan Investigator
Berita Terkini
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
36 menit yang lalu
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
57 menit yang lalu
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
1 jam yang lalu
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
1 jam yang lalu
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
2 jam yang lalu
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
2 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved