Cerita Ketua KPK soal Mahalnya Perawatan Barang Rampasan Korupsi

Senin, 21 November 2016 - 10:06 WIB
Cerita Ketua KPK soal...
Cerita Ketua KPK soal Mahalnya Perawatan Barang Rampasan Korupsi
A A A
JAKARTA - Sebagai anak kandung reformasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam perjalanannya telah menyelesaikan beragam kasus tindak pidana korupsi, mulai kasus kecil hingga kelas raksasa.

Namun, ada masalah yang muncul setelah kasus korupsi tersebut terungkap, dimana KPK membutuhkan dana untuk merawat barang rampasan dari tersangka kasus korupsi.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengungkapkan, pihaknya memilih merawat barang rampasan tersebut karena menghormati Hak Asasi Manusia (HAM) tersangka korupsi. Sehingga barang tersebut kemudian disimpan dan setelah putusan pengadilan, barang tersebut akan jadi aset yang harus di-recovery.

"Tapi seiring waktu pemeliharaan barang (koruptor) itu, kami memerlukan uang tidak sedikit," katanya di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (21/11/2016).

Dia mencontohkan, perawatan mobil mewah milik tersangka korupsi yang sudah pasti butuh biaya tidak sedikit. Komisi antirasuah juga pernah melelang sapi rampasan hasil tindak pidana korupsi.

Ini dilakukan agar harga barang tidak terlalu jatuh. Sementara pemeliharaan cukup besar dan jika tidak dirawat bisa mati.

"Oleh karena itu, dengan persetujuan tersangka, kami lelang. Hasil lelang kami titipkan pengadilan. Kami menunggu keputusan pengadilan uangnya jadi hak siapa," imbuh dia.

Tak hanya itu, tambah Agus, pihaknya juga membutuhkan biaya untuk merawat benda rampasan yang pengoperasiannya tidak bisa dihentikan. Misalnya, rumah sakit atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tidak bisa dihentikan pengoperasiannya.

"RS, SPBU, pasti dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat dan kalau kami hentikan operasinya malah harganya turun. Ini pasti butuh tata kelola yang baik di waktu yang akan datang," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa...
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa Terkait Kasus LNG Pertamina
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Mundur dari KPK, Ini...
Mundur dari KPK, Ini Aktivitas Keseharian Febri Diansyah (Part 1)
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
4 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
4 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
4 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
5 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
5 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
5 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved