Pemerintah Dorong Hilirisasi Industri Berbasis Kakao

Selasa, 22 November 2016 - 22:23 WIB
Pemerintah Dorong Hilirisasi...
Pemerintah Dorong Hilirisasi Industri Berbasis Kakao
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen memacu pengembangan hilirisasi industri pengolahan kakao, karena meningkatkan nilai tambah, struktur industri, dan kesejahteraan masyarakat. Apalagi, industri ini termasuk sektor prioritas yang harus dikembangkan sesuai Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035.

"Pengembangan hilirisasi industri pengolahan kakao diarahkan untuk menghasilkan bubuk cokelat, lemak cokelat, makanan dan minuman dari cokelat, serta suplemen dan pangan fungsional berbasis kakao," ujar Dirjen Industri Agro Panggah Susanto dalam rilisnya, Jakarta, Selasa (22/11/2016).

Menurutnya, peluang manis dari hiliriasi industri ini didukung oleh potensi Indonesia sebagai produsen biji kakao terbesar ketiga di dunia setelah Pantai Gading dan Ghana, dengan jumlah produksi biji kakao mencapai 370 ribu ton pada 2015.

"Industri olahan kakao di dalam negeri saat ini sekitar 40 perusahaan dengan total kapasitas produksi hingga 800 ribu ton per tahun," ucap dia.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah mendorong hilirisasi industri berbasis kakao melalui pembentukan unit-unit pengolahan di sentra biji kakao untuk menumbuhkan para wirausaha baru skala kecil dan menengah.

"Dalam rangka mendukung kebijakan ini, kami memberikan bantuan mesin dan peralatan pengolahan kakao di daerah penghasil biji kakao sejak 2012 seperti di Sumatera Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara," ungkap Panggah.

Di sisi lain, pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakan bea keluar melalui Permenkeu No 67/2010 tentang Penetapan Barang Ekspor yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar.

"Adanya kebijakan tersebut, pasokan kakao untuk industri di dalam negeri makin besar dan kami berharap agar ke depannya ekspor kakao olahan terus meningkat dengan kualitas makin baik," paparnya.

Panggah menuturkan, pemberlakuan bea keluar itu turut mendukung program hilirisasi dan berdampak manis pada penurunan ekspor biji kakao. Kemenperin mencatat, ekspor biji kakao pada 2013 sebesar 188.420 ton menurun sekitar 63.334 ton pada 2014 dan pada 2015 kembali menurun, sehingga menjadi 39.622 ton.

Sebaliknya, volume ekspor produk olahan kakao meningkat dari 2013 sebesar 196.333 ton menjadi 242.080 ton pada 2014 dan pada 2015 mencapai 287.192 ton.

Bahkan, program hilirisasi industri berbasis kakao berhasil menarik investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia dengan membangun pabrik kakao serta mendorong ekspansi kapasitas produksinya.

Selain itu juga mampu menumbuhkan industri cokelat skala kecil dan menengah di beberapa daerah. "Meningkatnya sektor hilir kakao perlu diimbangi dengan peningkatan konsumsi kakao di dalam negeri," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Laju Ekspor Biji Kakao...
Laju Ekspor Biji Kakao Sulsel Tetap Kencang di Masa Pandemi Covid-19
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Harga Kakao Turun di...
Harga Kakao Turun di Tingkat Petani
Platform Webtoon Berstandar...
Platform Webtoon Berstandar Internasional ‘Kakao Webtoon’ Diluncurkan di Indonesia
Tingkatkan Nilai Produk...
Tingkatkan Nilai Produk Kakao, Kemendag Jajaki Kerja Sama dengan Italia
PT Mars Target Dukung...
PT Mars Target Dukung Peningkatan Kesejahteraan 9.000 Petani Kakao
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Mel Gibson Serukan Pemerintah...
Mel Gibson Serukan Pemerintah AS Bongkar Kebenaran Serangan 9/11
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved