RI Tak Sendirian Saat Banyak Negara Emerging Market Alami Tekanan

Rabu, 23 November 2016 - 01:05 WIB
RI Tak Sendirian Saat...
RI Tak Sendirian Saat Banyak Negara Emerging Market Alami Tekanan
A A A
JAKARTA - Perekonomian negara berkembang menurut VP Corporate Development and Market Research ForexTime Ltd (FXTM) Jameel Ahmad secara keseluruhan sedang mengalami banyak tekanan, tidak hanya dialami Indonesia. Bahkan dia menerangkan Nigeria sampai mengalami resesi.

Dia menambahkan tak hanya resesi di Nigeria, mata uang negara-negara berkembang lain di Afrika Selatan juga sedang mengalami volatilitas yang tinggi. Sehingga mempengaruhi perekonomian mereka.

"Jadi, banyak juga negara emerging market alami tekanan, Nigeria resesi tinggi sekali dan mata uang negara Afrika Selatan volatilitas tinggi. Ini volatilitas negara emerging market di Afrika Selatan berpengaruh terhadap ekonomi mereka," ujarnya di Jakarta, Selasa (22/11).

Sementara, kata dia, meski di Tanah Air rupiah juga mengalami pelemahan tapi tidak berdampak negatif ke pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih di atas 5%. Lebih lanjut dia menjelaskan tetap saja angka itu masih lebih rendah dari tahun lalu.

"Tahun 2016, ekonomi Indonesia secara umum baik walaupun PDB itu melambat tapi tetap saja masih di atas 5% meski turun dari tahun lalu," sambung dia.

Beralih ke Amerika Latin, terang Jameel, harga komoditas yang mengalami tekanan turut serta menyeret negara berkembang di wilayan tersebut ke dalam pertumbuhan ekonomi yang melambat. Beda halnya dengan Indonesia yang mendapat berbagai ujian dari luar negeri, tapi tetap bisa kuat menahan.

"Negara di Amerika Latin alami tekanan, komoditas mineral harga menurun karena pertumbuhan China melambat. Meskipun banyak faktor tersebut, faktor eksternal pengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia tapi tetap kuat. Jadi, institusi finansial dunia berapa kali revisi pertumbuhan ekonomi Indonesia dan mungkin mereka akan revisi lebih rendah lagi, tapi ekonomi Indonesia tetap tunjukan ketahanannya," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Berita Terkini
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
10 menit yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
2 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
4 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
6 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
7 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
9 jam yang lalu
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved