Jokowi Resmikan Pelabuhan Perikanan Pertama Terintegrasi Industri

Sabtu, 26 November 2016 - 15:37 WIB
Jokowi Resmikan Pelabuhan...
Jokowi Resmikan Pelabuhan Perikanan Pertama Terintegrasi Industri
A A A
MAKASSAR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pelabuhan perikanan Untia yang bertempat di Kecamatan Biring Kanaya, Makassar, Sulawesi Selatan. Pelabuhan Untia merupakan pelabuhan pertama di Tanah Air yang terintegrasi dengan industri perikanan.

Saat meresmikan pelabuhan Untia, Sabtu (26/11/2016) Jokowi juga didampingi juga oleh Ibu Negara, Iriana Joko Widodo bersama beberapa Menteri Kabinet Kerja seperti Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Selain di Makassar, pelabuhan serupa juga bakal didirikan di beberapa wilayah seperti di Muara Baru, dan juga Natuna.

Adapun dalam kegiatan ini, prisiden juga secara simbolis memberikan bantuan 1.790 kapal bagi nelayan di Tanah Air. Makassar sebagai salah satu wilayah maritim terbesar juga mendapat bantuan sebesar 200 kapal. Selain itu, Jokowi juga memberikan asuransi bagi para nelayan, mengingat tingginya resiko kecelakaan maupun musibah yang dapat menimpa mereka dalam mencari ikan di laut.

Berdasarkan Sensus dari tahun 2003 sampai 2013, tercatat jumlah nelayan dari tahun ke tahun mengalami penurunan, yakni dari jumlah kurang lebih 1.600 orang hanya tinggal 800 nelayan. Sehingga dengan adanya asuransi bagi nelayan, Jokowi berharap para nelayan kini bisa tenang dan banyak pemuda terdorong ingin menjadi nelayan di masa mendatang.

Usai melakukan peresmian, Presiden Jokowi kemudian menutup rangkaian kunjungan kerjanya di Makassar dengan melakukan pembagian dana desa, di Kabupaten Maros. Sebelumnya Jokowi juga mengelar sosialisasi tax amnesty atau pengampunan pajak jilid dua kemarin malam di salah satu hotel di Makassar, Sulawesi Selatan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
Menteri Edhy Bertekad...
Menteri Edhy Bertekad Hidupkan Bitung Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Perikanan
Menteri Edhy: Pantai...
Menteri Edhy: Pantai Selatan Jawa Berpotensi Jadi Sentra Budidaya Udang
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved