Nonaktifkan Pelaku Pungli, Dirjen Bea Cukai Bentuk Tim Khusus

Senin, 28 November 2016 - 18:34 WIB
Nonaktifkan Pelaku Pungli,...
Nonaktifkan Pelaku Pungli, Dirjen Bea Cukai Bentuk Tim Khusus
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Heru Pambudi mengungkapkan, oknum pegawai Bea Cukai yang merupakan pelaku pungutan liar (pungli) terhadap salah satu importir di Semarang, sudah dinonaktifkan. Pemberhentian sementara oknum berinisial JH, dimaksudkan untuk memudahkan pemeriksaan.

(Baca Juga: Dirjen Pajak dan Bea Cukai Minta Maaf ke DPR Soal Korupsi)

Dia juga menambahkan langkah ini dilakukan untuk memberikan ruang kepada Bareskrim Polri untuk pengembangan yang lebih mendalam. Lebih lanjut diterangkan pungli yang dilakukan oleh oknum berinisial JH tersebut dinilai lebih kepada pemerasan terhadap importir yang akan melakukan kegiatan impor.

"JH menganggap ada dokumen impor yang tidak benar, sehingga disana ada ruang untuk melakukan pemerasan. Dia (JH) adalah salah satu pegawai kami. Kami sudah menonaktifkan dan berhentikan sementara tentunya untuk memudahkan pemeriksaan oleh Bareskrim," terang Heru di Ruang rapat Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (28/11/2016).

Menurut penjelasan Heru, oknum inisial JH sewaktu ditangkap, sedang berada ditempat refleksi kesehatan di Semarang. Dari tempat tersebut, JH langsung dibawa ke kediamannya untuk dilakukan pemeriksaan oleh aparat guna menemukan bukti. "Kemudian ditemukan rekening dengan uang Rp340 juta, dimana itu berasal dari si importir," sambungnya.

Imbas dari insiden pungli tersebut, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) akhirnya membentuk dua tim khusus. Tim khusus ini yakni Saber Pungli untuk menuntaskan pemeriksaan pungli tersebut dan dugaan pungli-pungli lain selanjutnya, serta tim khusus untuk mendorong dan meningkatkan moral dari petugas lainnya yang tidak terlibat pungli dan jangan sampai terlibat ke depannya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
2 jam yang lalu
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
3 jam yang lalu
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
3 jam yang lalu
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
14 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
14 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
16 jam yang lalu
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved