Yen Ambruk, Rupiah Dibuka Jatuh Makin Parah

Kamis, 01 Desember 2016 - 10:27 WIB
Yen Ambruk, Rupiah Dibuka...
Yen Ambruk, Rupiah Dibuka Jatuh Makin Parah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka melemah, setelah kemarin ditutup memburuk. Pelemahan rupiah pagi ini pada saat USD menguat tajam terhadap yen dan euro.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.582/USD. Posisi ini semakin memburuk dari posisi sebelumnya di level Rp13.563/USD.

Sementara data Bloomberg pagi ini rupiah dibuka juga melemah di level Rp13.579/USD dibanding sebelumnya di level Rp13.555/USD dengan kisaran Rp13.564-Rp1.609/USD. Namun, pada pukul 10.00 WIB, rupiah memburuk ke level Rp13.583/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas pagi ini, rupiah berada di level Rp13.580/USD. Posisi ini memburuk dibanding kemarin yang berakhir di level Rp13.565/USD.

Di sisi lain posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada perdagangan hari ini berada di level Rp13.550/USD atau stabil dari posisi kemarin. Namun pada pukul 10.00 WIB mulai bergerak melemah di level Rp13.551/USD dengan kisaran Rp13.540-Rp13.615/USD.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (30/11/2016), USD menguat tajam terhadap yen atau tertinggi dalam 9,5 bulan, karena harga minyak melonjak setelah OPEC sepakat untuk melakukan pemangkasan produksi minyak, serta terpengaruh atas ekspektasi inflasi dan yield obligasi AS.

USD terhadap enam mata uang utama dunia naik ke level 101,60, mendekati poisi tertinggi pekan lalu yang berada di level 102,05, atau level tertinggi sejak Maret 2003.

Naiknya USD sebagai respons atas harga minyak yang melonjak sekitar 9%, karena anggota OPEC sepakat untuk memangkas produksi, atau pengurangan pertama sejak 2008.

USD naik terutama terhadap yen, melebihi puncak pekan lalu dari 113,90 diperdagangkan ke level 114,59 setelah mencapai tertinggi dalam sembilan bulan di posisi 114,83 di akhir perdagangan AS.

"Saya pikir itu hanya masalah waktu bahwa USD akan menguji level 115 terhadap yen setelah Mnuchin diam tentang kekuatan USD," kata Masafumi Yamamoto, kepala strategi mata uang di Mizuho Securities.

Sebaliknya, yen melemah secara luas, mengingat kebijakan Bonk of Jepang untuk mengontrol imbal hasil obligasi jangka panjang. Dolar Australia terhadap yen juga naik menjadi 84,80, atau mencapai level tertinggi dalam tujuh bulan.

Selain itu, euro terhadap yen juga naik ke level 121,55, level tertinggi sejak 24 Juni. Namun, euro terhadap USD kembali tergelincir ke level 1,0596 dari sebelumnya di posisi 1,0666.

Kemudian, USD juga tercatat naik tertinggi dalam 10 bulan terhadap franc Swiss di level 1,0205 dan terakhir berdiri di level 1,0160.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
4 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
4 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
4 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
5 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
5 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved