Diminta Pangkas Produksi 5% Jadi Alasan RI Keluar dari OPEC

Kamis, 01 Desember 2016 - 17:49 WIB
Diminta Pangkas Produksi...
Diminta Pangkas Produksi 5% Jadi Alasan RI Keluar dari OPEC
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menegaskan, pemerintah telah memperhitungkan secara matang sebelum mengambil keputusan untuk membekukan keanggotaan dalam Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (Organization of Petroleum Exporting Countries/OPEC). Menurutnya permintaan OPEC kepada Indonesia untuk memotong 5% dari produksi atau sekitar 37 ribu barel per hari akan menjadi persoalan.

(Baca Juga: Indonesia Bekukan Sementara Keanggotaan di OPEC)

Apalagi menurutnya jumlah produksi minyak Indonesia sejatinya tidak terlalu besar. Seperti diketahui pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017 disepakati produksi minyak di 2017 turun sebesar 5.000 barel dibandingkan 2016.

"Karena jumlah produksi kita juga kecil, kalau disuruh dikurangi lagi (produksi minyaknya) tentu akan jadi persoalan," terang Mendag Enggar di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (1/12/2016).

(Baca Juga: Demi APBN, Jokowi Tak Masalah Indonesia Keluar dari OPEC)

Lebih lanjut dia menerangkan bahwa keputusan yang diambil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan untuk keluar dari OPEC telah melewati pertimbangan matang. Salah satunya karena memperhitungkan kondisi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Indonesia yang tidak besar.

Mantan Ketua Umum Realestat Indonesia (REI) ini menyebutkan, pemerintah tidak mungkin membuat keputusan tanpa perhitungan. "Saya percaya keputusan yang diambil Menteri ESDM disana sudah keputusan yang sangat matang. Kita meyakini itu. Karena itu sikap pemerintah dan menteri tidak mungkin ambil keputusan tanpa perhitungan," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Minyak Hari Ini...
Harga Minyak Hari Ini Naik Tipis, Janji OPEC+ Jadi Katalis
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melompat ke Level Tertinggi
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
OPEC dan Rusia Setuju...
OPEC dan Rusia Setuju Pangkas Produksi Minyak Besar-besaran
Sekjen Baru OPEC: Rusia...
Sekjen Baru OPEC: Rusia Pemain Besar dan Sangat Berpengaruh dalam Peta Energi Dunia
Harga Minyak Naik Tipis...
Harga Minyak Naik Tipis Seiring Kembali Meningkatnya Kasus Corona
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
11 menit yang lalu
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
14 menit yang lalu
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
15 menit yang lalu
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
27 menit yang lalu
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
1 jam yang lalu
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
1 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved