IHSG Siang Tertahan di Zona Merah, Rupiah Jaga Tren Penguatan

Rabu, 07 Desember 2016 - 12:58 WIB
IHSG Siang Tertahan...
IHSG Siang Tertahan di Zona Merah, Rupiah Jaga Tren Penguatan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini, sukses menjaga tren positif sejak sesi pagi tadi. Sementara, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I kesulitan keluar dari zona merah.

Posisi rupiah masih menguat menurut data Bloomberg, dimana siang ini berada pada level Rp13.344/USD atau lebih baik dari sebelumnya di level Rp13.370/USD. Siang ini pergerakan rupiah berada pada kisaran level Rp13.312-Rp13.363/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah hingga sesi I tengah pekan hari ini ada di level Rp13.323/USD dengan pergerakan harian pada kisaran level Rp13.290-Rp13.375/USD. Posisi ini menunjukkan penguatan rupiah sebesar 52 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.375/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah masih tertahan pada level Rp13.336/USD. Posisi ini membaik dari posisi kemarin di level Rp13.405/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini masih tertekan dengan pelemahan sebesar 39,33 poin atau setara dengan 0,75% ke level 5.233,64. Sedangkan pagi tadi bursa saham Tanah Air dibuka memerah ke level 5.271,31 dengan penyusutan sebesar 1,65 poin atau setara dengan 0,03% dan kemarin berakhir meningkat 4,66 poin atau 0,09% ke level 5.272,96.

Sektor saham dalam negeri pada perdagangan siang ini mayoritas berada di zona negatif. Sektor dengan pelemahan cukup dalam adalah pertambangan yang menyusut 1,38% diikuti sektor konsumen berkurang 1,18%.

Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,49 triliun dengan 4,54 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp16,45 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp921,8 miliar dan aksi beli sebesar Rp905,3 miliar. Tercatat siang ini sebanyak 98 saham menguat, 187 saham melemah dan 102 saham stagnan.

Sementara, beberapa saham yang menguat di antaranya PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS), PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF). Selanjutnya saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT PT Astra International Tbk. (ASII) serta PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
IHSG Kehabisan Tenaga,...
IHSG Kehabisan Tenaga, Terkoreksi 2,38 Poin di Akhir Sesi
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
6 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
6 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
7 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
7 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
7 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
7 jam yang lalu
Infografis
Inilah Arti Bendera...
Inilah Arti Bendera Merah Hussain Dikibarkan di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved