Citilink-PMI Angkut 11 Ton Logistik untuk Korban Gempa Aceh
Jum'at, 09 Desember 2016 - 11:20 WIB
Citilink-PMI Angkut 11 Ton Logistik untuk Korban Gempa Aceh
A
A
A
PIDIE JAYA - Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) dan mengangkut 11 Ton logistik barang yang akan disalurkan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban gempa bumi di Pidie Jaya, Aceh. Bantuan ini langsung diserahkan oleh Direktur Keuangan Citilink Indonesia Mega Satria dan Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI Arifin Muhammad Hadi di Banda Aceh, Jumat (9/12/2016).
Rombongan terdiri dari perwakilan manajemen Citilink serta tim dari PMI yang terdiri dari dokter spesialis dan tim logistik. Mega mengatakan bahwa ini merupakan salah satu wujud kepedulian Citilink terhadap masyarakat Indonesia.
Menurutnya, sejak awal berdirinya Citilink memiliki komitmen untuk menjadi perusahaan yang dekat di hati masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan bisnis yang dilakukan oleh Citilink manfaatnya juga harus dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
“Jargon Citilink Dekat di Hati dipilih bukan tanpa alasan, kami benar-benar berusaha menerapkan jargon tersebut dalam seluruh kegiatan perusahaan. Termasuk dalam peristiwa gempa Aceh ini, Citilink berusaha merespon dengan cepat dan tanggap sehingga bantuan yang diberikan bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi korban gempa bumi Aceh," katanya seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews di Aceh, Jumat (9/12/2016).
Barang-barang bantuan tersebut diterbangkan dari Jakarta dan terdiri dari 11 Ton logistik yang terdiri dari family kit, hygiene kit, selimut, terpal, rompi, dan kantong jenazah. Sebelumnya gempa berkekuatan 6,4 skala Richter mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Nangroe Aceh Darussalam pada 7 Desember 2016 pukul 05.03 WIB dan telah merenggut puluhan korban jiwa dan menimbulkan kerusakan.
Rombongan terdiri dari perwakilan manajemen Citilink serta tim dari PMI yang terdiri dari dokter spesialis dan tim logistik. Mega mengatakan bahwa ini merupakan salah satu wujud kepedulian Citilink terhadap masyarakat Indonesia.
Menurutnya, sejak awal berdirinya Citilink memiliki komitmen untuk menjadi perusahaan yang dekat di hati masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan bisnis yang dilakukan oleh Citilink manfaatnya juga harus dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
“Jargon Citilink Dekat di Hati dipilih bukan tanpa alasan, kami benar-benar berusaha menerapkan jargon tersebut dalam seluruh kegiatan perusahaan. Termasuk dalam peristiwa gempa Aceh ini, Citilink berusaha merespon dengan cepat dan tanggap sehingga bantuan yang diberikan bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi korban gempa bumi Aceh," katanya seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews di Aceh, Jumat (9/12/2016).
Barang-barang bantuan tersebut diterbangkan dari Jakarta dan terdiri dari 11 Ton logistik yang terdiri dari family kit, hygiene kit, selimut, terpal, rompi, dan kantong jenazah. Sebelumnya gempa berkekuatan 6,4 skala Richter mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Nangroe Aceh Darussalam pada 7 Desember 2016 pukul 05.03 WIB dan telah merenggut puluhan korban jiwa dan menimbulkan kerusakan.
(akr)
Lihat Juga :