Rupiah Sesi I Makin Merosot Saat IHSG Ambruk
Jum'at, 09 Desember 2016 - 11:42 WIB
Rupiah Sesi I Makin Merosot Saat IHSG Ambruk
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini, semakin merosot untuk melanjutkan tren negatof sejak sesi pembukaan. Penyusutan mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga ambruk di zona merah pada sesi I akhir pekan.
Posisi rupiah memburuk menurut data Bloomberg, di mana siang ini berada pada level Rp13.329/USD atau tidak lebih baik dari sebelumnya di level Rp13.287/USD. Siang ini pergerakan rupiah berada pada kisaran level Rp13.319-Rp13.351/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah hingga sesi I berada pada level Rp13.336/USD dengan pergerakan harian pada kisaran Rp13.285-Rp13.358/USD. Posisi ini menunjukkan pelemahan rupiah sebesar 51 poin dibanding penutupan kemarin Rp13.285/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah akhir pekan masih tertahan pada level Rp13.337/USD. Posisi ini melemah dari posisi kemarin di level Rp13.304/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini masih kesulitan keluar dari zona merah dengan kecenderungan semakin terperosok dengan kehilangan 10,79 poin atau setara dengan 0,20% ke level 5.292,94. Pagi tadi bursa saham Tanah Air juga dibuka melemah di level 5.298,58 dengan pelemahan 5,15 poin atau 0,10%, sedangkan kemarin IHSG ditutup menguat 38,37 poin atau 0,73% di level 5.303,73.
Sementara pasar saham utama Amerika Serikat (AS) kembali mencatat kenaikan pada akhir perdagangan kemarin waktu setempat, untuk kembali mencetak rekor tertinggi. Wall Street sekaligus memperpanjang tren positif pasca pemilihan Presiden AS yang dimenangkan oleh Donald Trump.
Posisi rupiah memburuk menurut data Bloomberg, di mana siang ini berada pada level Rp13.329/USD atau tidak lebih baik dari sebelumnya di level Rp13.287/USD. Siang ini pergerakan rupiah berada pada kisaran level Rp13.319-Rp13.351/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah hingga sesi I berada pada level Rp13.336/USD dengan pergerakan harian pada kisaran Rp13.285-Rp13.358/USD. Posisi ini menunjukkan pelemahan rupiah sebesar 51 poin dibanding penutupan kemarin Rp13.285/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah akhir pekan masih tertahan pada level Rp13.337/USD. Posisi ini melemah dari posisi kemarin di level Rp13.304/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini masih kesulitan keluar dari zona merah dengan kecenderungan semakin terperosok dengan kehilangan 10,79 poin atau setara dengan 0,20% ke level 5.292,94. Pagi tadi bursa saham Tanah Air juga dibuka melemah di level 5.298,58 dengan pelemahan 5,15 poin atau 0,10%, sedangkan kemarin IHSG ditutup menguat 38,37 poin atau 0,73% di level 5.303,73.
Sementara pasar saham utama Amerika Serikat (AS) kembali mencatat kenaikan pada akhir perdagangan kemarin waktu setempat, untuk kembali mencetak rekor tertinggi. Wall Street sekaligus memperpanjang tren positif pasca pemilihan Presiden AS yang dimenangkan oleh Donald Trump.
(akr)
Lihat Juga :