IHSG Ditutup Jatuh 14,51 Poin ke 5.293,62
Selasa, 13 Desember 2016 - 16:34 WIB
IHSG Ditutup Jatuh 14,51 Poin ke 5.293,62
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (13/12/2016) ditutup jatuh 0,27% atau 14,51 poin ke 5.293,62.
Pada pagi tadi, IHSG dibuka melemah 0,22% atau 11,93 poin ke level 5.296,19. Sepanjang hari ini, indeks diperdagangkan dengan kisaran 5.264,74-5.300,72
Dari 433 saham yang diperdagangkan, 110 menguat, 207 melemah dan 116 stagnan. Mayoritas sektor saham berakhir negatif, dengan sektor perdagangan turun 0,94% dan sektor properti melemah 0,92%.
Nilai transaksi saham mencapai Rp9,37 triliun dari 13,94 miliar saham yang diperdagangkan. Transaksi bersih asing negatif Rp217,59 miliar dimana aksi jual asing sebesar Rp3,24 triliun berbanding aksi beli asing Rp3,022 triliun.
Sementara pasar Asia berakhir mixed pada Selasa, setelah investor menunggu tingkat kenaikan suku bunga The Fed yang diharapkan pada pekan ini.
Melansir dari CNBC, Selasa (13/12), pasar China mulai pulih sejak jatuh lebih dari 2% pada Senin lalu. Hari ini, indeks Shanghai ditutup menguat 0,08% atau 2,39 poin ke 3.155,36 dan Shenzen naik 0,33% atau 6,55 poin pada 1.975,87. Kenaikan pasar China berkat kinclongnya data ekonomi bulan November.
Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,5% atau 95,49 poin ke 19.250,52. Australia ASX 200 berakhir turun 0,32% atau 17,83 poin pada 5.545,05. Indeks acuan berada di bawah tekanan akibat sub-indeks keuangan turun 0,61% dan sub-indeks emas jatuh 1%. Hang Seng Hong Kong berakhir melemah 0,03%, terkena dampak penurunan sektor properti.
Dan di Korea Selatan, Kospi ditutup naik 0,43% atau 8,74 poin pada 2.035,98. Investor seolah mengabaikan pemakzulan Presiden Park Guen-hye yang diberhentikan oleh parlemen pada pekan lalu akibat skandal korupsi. Perdana Menteri Korsel Hwang Kyo-ahn untuk sementara mengambil posisi Presiden sampai menunggu hasil keputusan pengadilan atas Park.
Pada pagi tadi, IHSG dibuka melemah 0,22% atau 11,93 poin ke level 5.296,19. Sepanjang hari ini, indeks diperdagangkan dengan kisaran 5.264,74-5.300,72
Dari 433 saham yang diperdagangkan, 110 menguat, 207 melemah dan 116 stagnan. Mayoritas sektor saham berakhir negatif, dengan sektor perdagangan turun 0,94% dan sektor properti melemah 0,92%.
Nilai transaksi saham mencapai Rp9,37 triliun dari 13,94 miliar saham yang diperdagangkan. Transaksi bersih asing negatif Rp217,59 miliar dimana aksi jual asing sebesar Rp3,24 triliun berbanding aksi beli asing Rp3,022 triliun.
Sementara pasar Asia berakhir mixed pada Selasa, setelah investor menunggu tingkat kenaikan suku bunga The Fed yang diharapkan pada pekan ini.
Melansir dari CNBC, Selasa (13/12), pasar China mulai pulih sejak jatuh lebih dari 2% pada Senin lalu. Hari ini, indeks Shanghai ditutup menguat 0,08% atau 2,39 poin ke 3.155,36 dan Shenzen naik 0,33% atau 6,55 poin pada 1.975,87. Kenaikan pasar China berkat kinclongnya data ekonomi bulan November.
Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,5% atau 95,49 poin ke 19.250,52. Australia ASX 200 berakhir turun 0,32% atau 17,83 poin pada 5.545,05. Indeks acuan berada di bawah tekanan akibat sub-indeks keuangan turun 0,61% dan sub-indeks emas jatuh 1%. Hang Seng Hong Kong berakhir melemah 0,03%, terkena dampak penurunan sektor properti.
Dan di Korea Selatan, Kospi ditutup naik 0,43% atau 8,74 poin pada 2.035,98. Investor seolah mengabaikan pemakzulan Presiden Park Guen-hye yang diberhentikan oleh parlemen pada pekan lalu akibat skandal korupsi. Perdana Menteri Korsel Hwang Kyo-ahn untuk sementara mengambil posisi Presiden sampai menunggu hasil keputusan pengadilan atas Park.
(ven)
Lihat Juga :