Sesi I: IHGS Turun 6,37 Poin, Rupiah Melemah 78 Poin
Kamis, 15 Desember 2016 - 12:27 WIB
Sesi I: IHGS Turun 6,37 Poin, Rupiah Melemah 78 Poin
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan pada sesi I perdagangan Kamis (15/12/2016) terpantau melemah 0,12% atau 6,37 poin ke posisi 5.256,45.
Sebelumnya, pada awal perdagangan, IHSG dibuka turun 0,61% atau 32,25 poin ke level 5.230,57. Lemahnya indeks selaras dengan jatuhnya bursa Asia menyusul keputusan The Fed yang menaikkan suku bunga.
Dari 374 saham yang diperdagangkan, 127 naik, 143 melemah, dan 104 stagnan. Beberapa sektor saham terpantau negatif, dengan sektor saham properti jatuh 0,45%. Sementara itu sektor saham perkebunan naik 0,98%.
Nilai transaksi saham mencapai Rp2,91 triliun dari 5,66 miliar lembar saham. Untuk transaksi bersih asing negatif Rp1,12 triliun dengan aksi jual asing Rp6,65 triliun berbanding aksi beli asing Rp5,52 triliun.
Seiring dengan penutupan perdagangan sesi I Kamis ini, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di pasar spot juga melemah 0,59% atau 78 poin ke Rp13.372/USD.
Pagi sebelumnya, kurs rupiah di pasar spot, Kamis (15/12/2016) dibuka melemah 0,37% atau 49 poin ke Rp13.342/USD.
Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada Kamis ini mematok rupiah di Rp13.367/USD, terdepresiasi 82 poin dari posisi Rp13.285/USD pada Rabu kemarin.
Melansir dari Reuters, Kamis (15/12/2016), kenaikan Federal Reserve untuk pertama kalinya pada tahun ini membuat imbal hasil utang AS jangka pendek melonjak ke level tertinggi sejak 2009, mengirimkan dolar AS ke puncak sejak Januari 2003. Indeks USD terhadap sekeranjang mata uang utama dunia pun berotot di level 102,62.
Sebelumnya, pada awal perdagangan, IHSG dibuka turun 0,61% atau 32,25 poin ke level 5.230,57. Lemahnya indeks selaras dengan jatuhnya bursa Asia menyusul keputusan The Fed yang menaikkan suku bunga.
Dari 374 saham yang diperdagangkan, 127 naik, 143 melemah, dan 104 stagnan. Beberapa sektor saham terpantau negatif, dengan sektor saham properti jatuh 0,45%. Sementara itu sektor saham perkebunan naik 0,98%.
Nilai transaksi saham mencapai Rp2,91 triliun dari 5,66 miliar lembar saham. Untuk transaksi bersih asing negatif Rp1,12 triliun dengan aksi jual asing Rp6,65 triliun berbanding aksi beli asing Rp5,52 triliun.
Seiring dengan penutupan perdagangan sesi I Kamis ini, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di pasar spot juga melemah 0,59% atau 78 poin ke Rp13.372/USD.
Pagi sebelumnya, kurs rupiah di pasar spot, Kamis (15/12/2016) dibuka melemah 0,37% atau 49 poin ke Rp13.342/USD.
Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada Kamis ini mematok rupiah di Rp13.367/USD, terdepresiasi 82 poin dari posisi Rp13.285/USD pada Rabu kemarin.
Melansir dari Reuters, Kamis (15/12/2016), kenaikan Federal Reserve untuk pertama kalinya pada tahun ini membuat imbal hasil utang AS jangka pendek melonjak ke level tertinggi sejak 2009, mengirimkan dolar AS ke puncak sejak Januari 2003. Indeks USD terhadap sekeranjang mata uang utama dunia pun berotot di level 102,62.
(ven)
Lihat Juga :