Impor Barang Konsumsi Meningkat Bikin Swasembada Tersendat

Kamis, 15 Desember 2016 - 13:52 WIB
Impor Barang Konsumsi...
Impor Barang Konsumsi Meningkat Bikin Swasembada Tersendat
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor bahan baku/penolong dan barang modal pada periode Januari-November 2016 mengalami penurunan masing-masing sebesar USD6.658,4 juta (6,77%) dan USD2.378,2 juta (10,57%) dibanding periode sama tahun lalu. Namun, impor golongan barang konsumsi meningkat USD1.277,6 juta atau 13,07%.

(Baca: BPS Catat Neraca Perdagangan November Surplus USD840 Juta)

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, tingginya impor bahan konsumsi karena ada beberapa komoditas yang tidak bisa dipenuhi hanya dari dalam negeri. Beberapa di antaranya yakni gandum dan bawang putih.

"Impor barang konsumsi tinggi, kita ada barang-barang konsumsi yang mau tak mau harus impor seperti gandum, bawang putih, dan sapi. Swasembada masih keteteran, gandum enggak mungkin dari dalam negeri, bawang putih mungkin tapi praktiknya tak jalan. Itu tak terhindarkan, jadi mau enggak mau harus diimpor," terangnya di Jakarta, Kamis (15/12/2016).

Dia menuturkan, golongan penggunaan barang ekonomi selama November 2016 berupa golongan bahan baku/penolong memberikan peranan terbesar pada impor hingga sebesar 75,54% dengan nilai USD9.561,2 juta.

Berikutnya impor barang modal 16,32% (USD2.065,9 juta), dan impor barang konsumsi sebesar 8,14% (USD1.030,4 juta). "Lalu turunnya barang modal dan barang baku, ini lebih karena dampak penurunan harga minyak dunia," kata Sasmito.

Tercatat, nilai impor Indonesia November 2016 mencapai USD12.66 miliar atau naik 10,00% dibanding Oktober 2016. Demikian pula jika dibanding November 2015 yang naik 9,88%.

Impor nonmigas November 2016 mencapai USD10,90 miliar atau naik 9,39% dibanding Oktober 2016. Demikian pula dibandingkan November 2015 yang naik 10,31%.

Kemudian, impor migas November 2016 mencapai USD1,76 miliar atau naik 13,89% dibanding Oktober 2016. Demikian pula dibanding November 2015 naik 7,27%.

Sementara, secara kumulatif nilai impor Januari-November 2016 mencapai USD122,86 miliar atau turun 5,94% dibanding periode sama tahun lalu. Kumulatif nilai impor terdiri dari impor migas USD17,07 miliar (turun 25,17%) dan nonmigas USD105,79 miliar (turun 1,87%).

Selain itu, peningkatan impor nonmigas terbesar November 2016 adalah golongan mesin dan peralatan listrik sebesar USD210,3 juta (15,23%) dan penurunan terbesar adalah golongan kapal laut dan bangunan terapung USD55,8 juta (40,97%).

"Terbesar masih mesin dan peralatan listrik USD210,3 juta terutama HP termasuk HP yang di-assembly di Indonesia," ujar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
17 menit yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
46 menit yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
2 jam yang lalu
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved