Gejolak Kurs Rupiah Pasca Kenaikan The Fed Hal Biasa

Jum'at, 16 Desember 2016 - 11:21 WIB
Gejolak Kurs Rupiah...
Gejolak Kurs Rupiah Pasca Kenaikan The Fed Hal Biasa
A A A
JAKARTA - Komisi XI DPR RI menilai, gejolak yang terjadi pada kurs nilai tukar rupiah‎ terhadap dolar Amerika Serikat (USD), pasca keputusan Bank Sentral Amerika Serikat menaikkan tingkat suku bunga acuannya (Fed Fund Rate) adalah hal biasa. Bahkan, baik The Fed menaikkan atau menurunkan tingkat suku bunganya, Indonesia pasti akan terkena dampaknya.

‎Meski demikian, anggota Komisi XI Donny Imam Priambodo mengungkapkan, secara fundamental ekonomi Indonesia saat ini dalam kondisi cukup kokoh. Sehingga gejolak nilai tukar mata uang Garuda tidak akan membuat ekonomi Indonesia tergerus.

"‎Fed bunganya naik kita kena, turun juga kena. Dan saya sependapat dengan apa yang disampaikan Ibu Sri Mulyani bahwa fundamental (ekonomi) cukup baik. Jadi naik tidaknya kurs bukan hal menakutkan, yang penting stabil," katanya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (16/12/2016).

Menurutnya, pergerakan nilai tukar adalah sebuah hukum ekonomi yang wajar. Asalkan fluktuasi tersebut jangan sampai tidak menentu dan menyebabkan ketidakstabilan. Kondisi demikian akan mengganggu iklim dunia usaha.

"Jangan sampai fluktuasi itu tidak menentu. Karena kalau tidak stabil otomatis pelaku usaha pasti menunggu. Semakin lama menunggu, akhirnya kan ekonomi berhenti. Jadi sektor usaha harus ada kepastian," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, melansir dari Reuters, Kamis (15/12/2016), kenaikan Federal Reserve untuk pertama kalinya pada tahun ini membuat imbal hasil utang AS jangka pendek melonjak ke level tertinggi sejak 2009, mengirimkan dolar AS ke puncak sejak Januari 2003. Indeks USD terhadap sekeranjang mata uang utama dunia pun berotot di level 102,62.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat Ekonomi : Pelemahan...
Pengamat Ekonomi : Pelemahan Rupiah Tak Bisa Jadi Satu-satunya Indikator Ekonomi Indonesia
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
Rupiah Terlindas Dolar...
Rupiah Terlindas Dolar AS, Pasar Pesimis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2024 Capai 5,7%
Jika Rupiah Tembus Rp20...
Jika Rupiah Tembus Rp20 Ribu, Akademisi Proyeksikan Ekonomi RI Hanya Tumbuh 3%
Kesinambungan Melemahnya...
Kesinambungan Melemahnya Rupiah: Kolonisasi Sistem dan Mental
Rupiah Amblas Saat Ekonomi...
Rupiah Amblas Saat Ekonomi Negeri Paman Sam Pulih
Berita Terkini
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
1 jam yang lalu
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
1 jam yang lalu
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
2 jam yang lalu
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
2 jam yang lalu
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
4 jam yang lalu
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
5 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved