Menteri Susi Tolak Tambang dan Pengerukan Pasir di Kawasan Ini

Sabtu, 17 Desember 2016 - 13:48 WIB
Menteri Susi Tolak Tambang...
Menteri Susi Tolak Tambang dan Pengerukan Pasir di Kawasan Ini
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyoroti kelestarian laut di Maluku. Dia mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk konsisten menjaga kelestarian laut dengan tidak memberikan izin tambang dan pengerukan pasir di wilayah kaya ikan.

"Say no untuk tambang, say no untuk pengerukan pasir, say no untuk kapal-kapal asing, itu harus in line. Percuma saja kalau pemerintah pusat sudah larang, tapi pemerintah daerahnya mengizinkan. Perikanan bisa mati. Bersyukur di Morella (Maluku), pariwisata dan perikanan jadi pemasukan utama," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/12/2016).

Terkait industri perikanan di Maluku, masih terdapat keluhan dari masyarakat, antara lain kurangnya pembeli dan cold storage. Susi pun berharap hal ini dapat teratasi dengan bantuan kerja sama dari masyarakat setempat.

Susi menilai hal yang paling mendesak yakni agar pembeli datang ke Maluku. "Yang urgent kita harus lakukan adalah pembeli datang ke Maluku. Ayo orang Ambon, orang Maluku bergerak dan bekerja sama untuk membangun pabrik,” ungkap Susi.

Dia menjelaskan rencana pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) yang menjadi fokus utama KKP dalam pembangunan di sektor kelautan dan perikanan. Susi berharap pemerintah Maluku dapat bekerja sama dengan KKP dalam merancang hal-hal yang diinginkan ke depan.

“Saya ingin pemerintah membangun 12 SKPT. Saya terus memprioritaskan Maluku menjadi nomor 1 dalam hal aliran anggaran dari prioritas ini. Hal yang belum match, saya harapkan pemerintah Maluku bisa duduk bersama Dirjen KKP untuk merancang hal yang akan kita lakukan,” kata Susi.

Di hadapan para mahasiswa Universitas Pattimura, Susi pada kesempatan itu mengungkapkan rencana pemerintah membuka pintu gerbang timur Indonesia untuk lebih membangun Indonesia secara keseluruhan.

“Kita akan buka pintu gerbang Saumlaki. Garuda akan terbang Saumlaki-Darwin-Kupang-Darwin yang akan dioperasikan paling lambat awal kuartal. Saya harap apa yang saya inginkan di sini juga diimbangi oleh daerah. Indonesia sentralnya di banyak titik dan saya harapkan setiap titik bisa membangun daerahnya sendiri,” tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Susi Pudjiastuti Geram...
Susi Pudjiastuti Geram Disebut Keliru Oleh Hashim Djojohadikusumo
Penyelundupan Benih...
Penyelundupan Benih Lobster di Era Susi Pudjiastuti Dibongkar Effendi Gazali
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Bukan Soal Benih Lobster,...
Bukan Soal Benih Lobster, Trenggono Bakal Lanjutkan Mimpi Susi
Menteri Edhy Ogah Tenggelamkan...
Menteri Edhy Ogah Tenggelamkan Kapal Tangkapan, Susi Tepuk Tangan
Sandiaga Uno atau Susi...
Sandiaga Uno atau Susi Pudjiastuti, Siapa Dipilih Jokowi?
Berita Terkini
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
17 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
49 menit yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
1 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
12 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved