Selamatkan Bank Monte dei Paschi, Italia Siapkan 20 Miliar Euro

Selasa, 20 Desember 2016 - 13:08 WIB
Selamatkan Bank Monte...
Selamatkan Bank Monte dei Paschi, Italia Siapkan 20 Miliar Euro
A A A
ROMA - Pemerintah Italia mencoba meminta persetujuan parlemen untuk menyiapkan dana penyelamatan mencapai 20 miliar euro, dalam upaya membantu sektro perbankan yang rapuh serta penyelamatan kepada bank Monte dei Paschi Di Siena (BMPS.MI). Bank terbesar ketiga di Italia tersebut perlu meningkatkan keuangan mereka dengan kebutuhan dana sebesar 5 miliar euro atau setara dengan USD5,33 miliar pada akhir bulan ini.

Dilansir BBC, Selasa (20/12/2016) jika Monte dei Paschi tidak dapat mengatur sektor swasta untuk bailout, maka kemungkinan besar penyelamatan negara akan dilakukan pada awal pekan ini. Bank tertua di Italia ini terbebani kredit macet sebesar 46 miliar euro dan dianggapkan bank paling lemah di Uni Eropa (UE), sehingga perlu mengumpulkan likuiditas pada akhir bulan.

Perdana Menteri Italia Paolo Gentilon yang baru saja menjabat selama sepekan, berada di bawah tekanan karena investor swasta akan menderita kerugian di bawah aturan bailout Uni Eropa. "Kami percaya tugas kita adalah untuk mengambil langkah melindungi investasi. Saya berharap semua gerakan-gerakan politik di Parlemen berbagi tanggung jawab ini," terangnya.

Namun Menteri ekonomi Italia Pier Carlo Padoan menekankan, dana yang akan digunakan untuk menjamin likuiditas yang memadai dalam sistem perbankan dan mendukung bank yang sedang rapuh. Para pejabat juga mengatakan mereka telah menyiapkan skema untuk mengkompensasi kerugian yang timbul dari investor ritel.

Monte dei Paschi, dinilai menjadi pemberi pinjaman terlemah di Eropa pda musim panas ini dan berencana meluncurkan penjualan saham pada awal Rabu atau Kamis.
Jika rencana rekapitalisasi pribadi Monte dei Paschi ini gagal, Pemerintah Italia diharapkan masuk dan memompa sejumlah likuiditas ke bank untuk menghindari terjadinya sebuah krisis.

Sebagai informasi sebelumnya Renzi mengumumkan mengundurkan diri setelah reformasi konstitusi itu ditolak oleh 59,1% pemilih, margin yang lebih luas daripada yang telah diharapkan. Pengunduran diri tersebut sedikit banyak memberikan pengaruh terhadap perekonomian Italia dan UE.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Kekuatan Ekonomi...
Jadi Kekuatan Ekonomi Terbesar ke-5 Dunia, ASEAN Eratkan Kerja Sama Strategis dengan Italia
Lubang Misterius Telan...
Lubang Misterius Telan Sejumlah Kendaraan Di Napoli, Italia
Derby della Madoninna...
Derby della Madoninna Tanpa Pemenang, AC Milan Puas Imbangi Inter
Genoa Resmi Rekrut Legenda...
Genoa Resmi Rekrut Legenda AC Milan jadi Pelatih
Menjaga Tren Pertumbuhan...
Menjaga Tren Pertumbuhan Ekonomi
Jauh dari Resesi, Aktivitas...
Jauh dari Resesi, Aktivitas Ekonomi Indonesia Kuat dan Membaik
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
5 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
5 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
5 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
6 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
6 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
6 jam yang lalu
Infografis
Italia Masuk Grup Neraka,...
Italia Masuk Grup Neraka, Berikut Hasil Drawing Euro 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved