Rupiah Terus Bergerak Menguat, IHSG Balik ke Area Merah
Kamis, 22 Desember 2016 - 12:40 WIB
Rupiah Terus Bergerak Menguat, IHSG Balik ke Area Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini semakin menguat sejak pembukan tadi pagi. Namun, penguatan rupiah tidak diiringi dengan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang siang ini ini berbalik melemah.
Berdasarkan data Bloomberg, siang ini rupiah berada pada level Rp13.438/USD atau menguat dari penutupan sebelumnya di level Rp13.459/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran level Rp13.406-Rp13.463/USD.
Sementara, data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah sesi I berada pada level Rp13.435/USD atau tercatat menguat dibanding penutupan kemarin di level Rp13.468/USD dengan pergerakan harian pada kisaran level Rp13.400-Rp13.468/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah juga berada di level Rp13.435/USD atau membaik dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.490/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.435/USD. Posisi ini membaik dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.473/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini balik melemah 18,08 poin atau 0,35% ke level 5.093,31 setelah pada pembukaan tadi pagi naik 3,48 poin atau 0,07% ke level 5.114,87. Sedangkan pada perdagangan kemarin berakhir melemah ke level 5.111,39 atau turun 51,08 poin setara dengan 0,99%.
Sektor saham dalam negeri hampir semuanya melemah, hanya sektor aneka industri yang tercatat menguat 0,08%. Sementara, sektor lainnya mengalami pelemahan terutama sektor perkebunan yang turun 1,15%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,88 triliun dengan 4,92 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp438,48 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp732,60 miliar dan aksi beli sebesar Rp1,17 triliun. Tercatat siang ini sebanyak 106 saham menguat, 192 saham melemah dan 87 saham stagnan.
Sementara, beberapa saham yang menguat di antaranya Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), dan PT Metro Realty Tbk (MTSM). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT First Media Tbk (KBLV), dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA).
Berdasarkan data Bloomberg, siang ini rupiah berada pada level Rp13.438/USD atau menguat dari penutupan sebelumnya di level Rp13.459/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran level Rp13.406-Rp13.463/USD.
Sementara, data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah sesi I berada pada level Rp13.435/USD atau tercatat menguat dibanding penutupan kemarin di level Rp13.468/USD dengan pergerakan harian pada kisaran level Rp13.400-Rp13.468/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah juga berada di level Rp13.435/USD atau membaik dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.490/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.435/USD. Posisi ini membaik dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.473/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini balik melemah 18,08 poin atau 0,35% ke level 5.093,31 setelah pada pembukaan tadi pagi naik 3,48 poin atau 0,07% ke level 5.114,87. Sedangkan pada perdagangan kemarin berakhir melemah ke level 5.111,39 atau turun 51,08 poin setara dengan 0,99%.
Sektor saham dalam negeri hampir semuanya melemah, hanya sektor aneka industri yang tercatat menguat 0,08%. Sementara, sektor lainnya mengalami pelemahan terutama sektor perkebunan yang turun 1,15%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,88 triliun dengan 4,92 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp438,48 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp732,60 miliar dan aksi beli sebesar Rp1,17 triliun. Tercatat siang ini sebanyak 106 saham menguat, 192 saham melemah dan 87 saham stagnan.
Sementara, beberapa saham yang menguat di antaranya Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), dan PT Metro Realty Tbk (MTSM). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT First Media Tbk (KBLV), dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA).
(izz)
Lihat Juga :