Indonesia Maju Selangkah lewat Izin Digital

Jum'at, 23 Desember 2016 - 21:17 WIB
Indonesia Maju Selangkah...
Indonesia Maju Selangkah lewat Izin Digital
A A A
JAKARTA - Seiring reformasi pelayanan publik di sektor perdagangan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, beserta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur meluncurkan pelayanan perizinan online dengan tanda tangan digital elektronik (digital signature). Pelayanan perizinan ini akan diberlakukan efektif per 1 Januari 2017.

"Reformasi perizinan perdagangan ini diterapkan sebagai bentuk partisipasi dan komitmen Kemendag mewujudkan layanan yang transparan atau cepat serta menumbuhkan dunia usaha yang maju di era digitalisasi ekonomi, sekaligus melaksanakan amanat Presiden tentang sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) di lembaga-lembaga pemerintahan," ujar Enggar di Jakarta, Jumat (23/12/2016).

Perizinan online dengan digital signature, kata Enggar, secara signifikan akan mengurangi pertemuan tatap muka antara pemohon dengan pemberi perizinan. "Dengan begitu, potensi pungutan liar dan penyalahgunaan wewenang bisa diminimalisasi," sambungnya.

Ketika perdagangan berputar 24 jam sehari, 7 hari seminggu nonstop, digitalisasi dan otomatisasi proses bisnis sudah menjadi keharusan, termasuk di sektor pemerintahan dan layanan publik. Karena itu, Kemendag maju selangkah dengan meluncurkan perizinan online dan digital signature ini.

Ada dua aspek penting dari perizinan online dan digital signature ini. Pertama, yaitu inovasi pelayanan oleh pemerintah yang menuntut mindset baru pada aparatur sipil negara (ASN). Oleh karena itu, Menteri PANRB dan Ketua Ombudsman juga turut hadir pada peluncuran ini.

"Ini soal mindset pelayanan yang harus berubah. Tidak ada alasan untuk memperlambat proses karena semuanya sudah transparan, kapan berkas dimasukkan, kapan harus diteken, dan seterusnya," tutur Enggar.

Kedua, pelayanan yang baik akan meningkatkan peringkat Ease Of Doing Business yang mampu mendongkrak reputasi lndonesia. Inovasi dan transparansi ini menunjukkan komitmen pemerintah kepada pelaku bisnis, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.

Diharapkan, nilai dan intensitas aktivitas bisnis akan meningkat dan mendatangkan pendapatan negara dan pertumbuhan ekonomi. "Pemerintah terus mengimbau agar para pelaku usaha nasional dan internasional terus menumbuhkan sikap inovatif, reaponsif, mau melayani, dan adaptif terhadap kemajuan zaman," pungkasnya.

Dengan tagline "Cepat, Praktis, Tinggal Klik," layanan baru ini mempermudah pelaku usaha mengurus izin-izin di Kementerian Perdagangan. Ada empat kategori layanan perizinan yaitu perdagangan luar negeri, perdagangan dalam negeri, standardisasi dan perlindungan konsumen, serta perdagangan berjangka komoditi.

Dengan peluncuran ini, maka terdapat 47 perizinan yang dilakukan secara online dengan digital signature. Dari jumlah tersebut, 34 perizinan merupakan layanan perizinan bidang Perdagangan Luar Negeri dan 13 perizinan bidang Perdagangan Dalam Negeri.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Penilaian Kinerja...
Strategi Penilaian Kinerja Kementerian Pertanian
Libur Imlek, ASN dan...
Libur Imlek, ASN dan Keluarga Dilarang Pergi ke Luar Kota
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Rakernas KPPI Dorong...
Rakernas KPPI Dorong Kementerian PPPA Jadi Kementerian Koordinator
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Menteri PANRB Pastikan...
Menteri PANRB Pastikan Setiap Instansi Jalankan Meritokrasi dan Diawasi
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
23 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved