Jumlah Transaksi dan Investor Pasar Modal di DIY Meningkat

Senin, 26 Desember 2016 - 19:16 WIB
Jumlah Transaksi dan...
Jumlah Transaksi dan Investor Pasar Modal di DIY Meningkat
A A A
YOGYAKARTA - Perkembangan investasi pasar modal di DIY sangat menggembirakan. Banyaknya galeri investasi yang dibuat Bursa Efek Indonesia (BEI) bekerja sama dengan kampus-kampus yang ada di wilayah ini serta kerja sama sosialisasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdampak positif bagi iklim investasi pasar modal di DIY.

Kepala Perwakilan BEI DIY, Irfan Noor Riza mengungkapkan, investasi pasar modal merupakan sesuatu yang belum familiar bagi masyarakat terutama di DIY. Belum banyak masyarakat yang mengetahui dan memahami produk-produk dan juga cara bertransaksi di pasar modal.

"Tugas yang cukup berat bagi kami untuk memberikan pemahaman," ujar dia di Yogyakarta, Senin (26/12/2016).

Sejak hadir di Yogyakarta pada akhir 2009, jumlah pelaku pasar modal di DIY terus menunjukkan peningkatan. Namun, di periode awal tersebut pertumbuhan jumlah investor belum begitu besar mengingat keterbatasan sarana sosialisasi.

Mulai awal 2012, pihaknya berusaha menggencarkan membuat pojok investasi di kampus-kampus. Pihaknya membidik kampus untuk mengedukasi mengingat mahasiswa memiliki potensi tersembunyi di masa depan.

Meskipun, lanjut Irfan, ketika menjadi mahasiswa mereka memiliki keterbatasan dana untuk berinvestasi di pasar modal, tetapi diyakini suatu saat ketika sudah bekerja akan memiliki dana cukup untuk melakukan investasi.

Di samping itu, nantinya mahasiswa juga bisa menjadi agen untuk bersosialisasi di masyarakat. Minimal ketika mereka terjun ke masyarakat mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari kampus, para mahasiswa ini harapannya juga dapat menularkan pengetahuan tentang produk investasi pasar modal kepada masyarakat yang mereka tempati untuk KKN.

"Kalau dari transaksi jumlahnya pasti kecil, karena uang saku mahasiswa terbatas. Makanya Yogyakarta didominasi oleh transaksi retail," tuturnya.

Selain melalui mahasiswa, pihaknya juga bekerja sama dengan OJK melakukan sosialisasi produk-produk terkait dengan investasi pasar modal. Beberapa kali melakukan pameran produk investasi.

Tak hanya di kantor perwakilan OJK di DIY, tetapi pameran yang mereka lakukan juga ada di beberapa mal atau pusat perbelanjaan. Hasilnya cukup menggembirakan, karena dari sisi investor ataupun
transaksi mengalami peningkatan dibanding tahun lalu.

Dia mencatat, jumlah investor hingga November 2016 sebanyak 22.114 investor. Rata-rata transaksi setiap bulan juga bertumbuh, di mana pada 2015 hanya Rp250 milir dan saat initransaksi rata-rata Rp292 miliar per bulan. "Pastinya masih akan bertumbuh sampai akhir tahun nanti," ujarnya.

Kepala Perwakilan OJK DIY Fauzi Nugroho mengatakan, angka literasi investasi pasar modal tergolong kecil bahkan terkecil dibanding produk-produk lembaga jasa keuangan (LJK) lainnya. Sosialisasi sangat diperlukan untuk meningkatkan angka literasi pasar saham kepada masyarakat.

"Tugas kita bersama untuk meningkatan masyarakat melek investasi agar terhindar dari investasi bodong," paparnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Literasi Investasi Saham...
Literasi Investasi Saham Berbasis Syariah
Pembukaan Perdagangan...
Pembukaan Perdagangan Dalam Rangka HUT ke-47 Pasar Modal Indonesia
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal pada Juni 2023 Sebesar Rp154,13 Triliun
Kolaborasi untuk Menciptakan...
Kolaborasi untuk Menciptakan 1 Juta Investor Baru di Pasar Modal
AEI Rayakan HUT ke-37,...
AEI Rayakan HUT ke-37, Pasar Modal Indonesia Terus Tunjukan Penguatan
Alhamdulillah, Belajar...
Alhamdulillah, Belajar Analisis Fundamental Syariah GRATIS di Webinar MNC Sekuritas!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
6 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
6 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved