Ekonomi RI Tetap Kuat, Rupiah dan IHSG Terapresiasi

Jum'at, 30 Desember 2016 - 11:33 WIB
Ekonomi RI Tetap Kuat,...
Ekonomi RI Tetap Kuat, Rupiah dan IHSG Terapresiasi
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, kondisi ekonomi domestik yang tetap kuat mendorong rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang 2016 terapresiasi.

Sentimen positif domestik terkait perkembangan perekonomian yang lebih baik dari ekspektasi pasar dan program keberhasilan tax amnesty dinilai mampu menjaga penguatan IHSG dan nilai tukar rupiah di tengah dinamika kenaikan Fed Fund Rate dan fluktuasi harga minyak.

Sementara, kondisi stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia masih berada dalam kondisi normal. Kinerja pasar keuangan domestik secara umum juga masih cukup baik.

"Tingkat kesehatan lembaga jasa keuangan juga masih dalam kondisi terjaga dengan didukung tingkat permodalan tinggi dan likuditas yang memadai. Aktivitas intermediasi lembaga jasa keuangan juga mencatat beberapa perbaikan," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad di Jakarta, Jumat (30/12/2016).

Sampai 29 Desember 2016, IHSG ditutup berada pada posisi 5.302,57, meningkat sebesar 15,45% dibanding posisi penutupan tahun lalu. Pertumbuhan IHSG sebesar 15,45% merupakan pertumbuhan indeks terbaik kedua di kawasan Asia Pasifik dan ranking lima terbaik dunia.

Muliaman menjelaskan, dari sisi pertambahan jumlah emiten yang tercatat di BEI 2016 ini berhasil menambah 16 emiten saham baru, suatu angka yang jauh lebih baik dari Bursa Efek Singapura dan Filipina yang masing-masing justru kehilangan atau minus 10 dan 1 emiten di tahun yang sama.

Industri reksa dana juga mengalami pertumbuhan cukup baik. NAB Reksa Dana meningkat 22,66% menjadi Rp333,61 triliun. Peningkatan juga terjadi pada jumlah dan nilai penawaran umum di mana pasar modal kita berhasil memobilisasi dana melalui IPO saham sebanyak 14 perusahaan.

"Dengan nilai sebesar Rp12,07 triliun, right issue saham sebanyak 34 perusahaan sebesar Rp68,06 triliun, obligasi korporasi sebanyak 75 perusahaan sebesar Rp115,46 triliun, dan total nilai penawaran umum selama 2016 sebesar Rp194,74 triliun atau naik 68,94% dari tahun sebelumnya," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG, Rupiah, dan Ujian...
IHSG, Rupiah, dan Ujian Ketahanan Ekonomi Nasional
Rupiah Menguat Ditopang...
Rupiah Menguat Ditopang Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi RI
Jika Rupiah Tembus Rp20...
Jika Rupiah Tembus Rp20 Ribu, Akademisi Proyeksikan Ekonomi RI Hanya Tumbuh 3%
Omicron Masuk RI, IHSG...
Omicron Masuk RI, IHSG dan Rupiah Kompak Bergerak Lesu di Sesi I
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
24 menit yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
51 menit yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
1 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
1 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
2 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
2 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved