Sesi I: IHSG Turun 28,95 Poin, Rupiah Menguat 21 Poin
Selasa, 03 Januari 2017 - 12:22 WIB
Sesi I: IHSG Turun 28,95 Poin, Rupiah Menguat 21 Poin
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan Selasa (3/1/2017) terpantau melemah 0,55% atau 28,95 poin ke level 5.267,76.
Sebelumnya, pada pagi tadi yang merupakan awal perdagangan tahun 2017, ISHG dibuka turun 0,12% atau 6,32 poin ke level 5.290,39.
Pelemahan IHSG pada hari pertama transaksi di 2017 disebabkan aksi profit taking setelah pasar mengalami kenaikan pada akhir tahun 2016.
Dari 393 saham yang diperdagangkan, 133 naik, 155 melemah, dan 105 stagnan. Mayoritas sektor saham masih melemah, dimana aneka industri negatif 1,29%, disusul sektor saham perdagangan yang turun 1,13%.
Transaksi bersih asing minus Rp85,30 miliar, dengan aksi jual asing sebesar Rp479,19 miliar berbanding aksi beli asing Rp384,88 miliar.
Sementara itu, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I Selasa (3/1/2017), di indeks pasar spot menguat 0,16% atau 21 poin ke Rp13.452/USD.
Sebelumnya, rupiah di indeks Bloomberg pada awal perdagangan hari ini, dibuka naik tipis 3 poin atau 0,02% ke level Rp13.470/USD.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada Selasa (3/1/2017), dibuka Rp13.485/USD, atau terdepresiasi 49 poin dari posisi Rp13.436/USD pada penutupan akhir tahun.
Melansir dari Reuters, Selasa (3/1), indeks USD menguat berkat prospek kenaikan suku bunga AS pada tahun ini, sehingga terus memicu sentimen bullish. Indeks USD terhadap sekeranjang mata uang dibuka naik 0,5% ke 102,720 DXY.
Sebelumnya, pada pagi tadi yang merupakan awal perdagangan tahun 2017, ISHG dibuka turun 0,12% atau 6,32 poin ke level 5.290,39.
Pelemahan IHSG pada hari pertama transaksi di 2017 disebabkan aksi profit taking setelah pasar mengalami kenaikan pada akhir tahun 2016.
Dari 393 saham yang diperdagangkan, 133 naik, 155 melemah, dan 105 stagnan. Mayoritas sektor saham masih melemah, dimana aneka industri negatif 1,29%, disusul sektor saham perdagangan yang turun 1,13%.
Transaksi bersih asing minus Rp85,30 miliar, dengan aksi jual asing sebesar Rp479,19 miliar berbanding aksi beli asing Rp384,88 miliar.
Sementara itu, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I Selasa (3/1/2017), di indeks pasar spot menguat 0,16% atau 21 poin ke Rp13.452/USD.
Sebelumnya, rupiah di indeks Bloomberg pada awal perdagangan hari ini, dibuka naik tipis 3 poin atau 0,02% ke level Rp13.470/USD.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada Selasa (3/1/2017), dibuka Rp13.485/USD, atau terdepresiasi 49 poin dari posisi Rp13.436/USD pada penutupan akhir tahun.
Melansir dari Reuters, Selasa (3/1), indeks USD menguat berkat prospek kenaikan suku bunga AS pada tahun ini, sehingga terus memicu sentimen bullish. Indeks USD terhadap sekeranjang mata uang dibuka naik 0,5% ke 102,720 DXY.
(ven)
Lihat Juga :