Mentan Amran Siap Bahas Road Map Pertanian 2045

Selasa, 03 Januari 2017 - 14:41 WIB
Mentan Amran Siap Bahas...
Mentan Amran Siap Bahas Road Map Pertanian 2045
A A A
JAKARTA - Impor komoditas pertanian seolah menghapus predikat Indonesia sebagai negara agraris. Karena itu, sebuah peta jalan atau road map tentang pertanian merupakan sebuah keniscayaan, untuk menjadi arah dan strategi dalam menghentikan impor dan meningkatkan produksi pertanian.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa pihaknya sudah membuat road map pertanian sampai tahun 2045. Dan akan membahasnya bersama Presiden Joko Widodo dalam rencana kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Sektor Pertanian.

"Karena kami sudah buat road map sampai 2045. Kami sudah serahkan ke Bapak Presiden. Dan kami akan membahas persiapan Rakernas Pertanian di Bidakara pada hari Kamis mendatang," ujar Amran di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/1/2017).

Dalam kegiatan itu rencananya akan mengundang Jokowi. Namun Amran mengaku kehadiran Jokowi masih dikondisikan dengan kegiatan presiden.

Menurutnya, Rakernas itu akan membahas masalah yang berkaitan dengan peningkatan ekspor dan upaya strategi menghentikan impor. "Ya tentu kalau peningkatan produksi yang muaranya kan ekspor, peningkatan ekspor," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementan Dorong Generasi...
Kementan Dorong Generasi Milenial Terjun di Bidang Pertanian
Pengembangan Food Estate...
Pengembangan Food Estate Demi Jadikan Provinsi Kalteng Lumbung Pangan
Petani Parigi Moutong...
Petani Parigi Moutong Dimotivasi untuk Budidaya Jagung di Lahan Perkebunan Kelapa
Kabupaten Poso Dukung...
Kabupaten Poso Dukung Percepatan Tanam Melalui Sekolah Lapang
Jadikan Sektor Pertanian...
Jadikan Sektor Pertanian Sebagai Penyelamat Krisis
Kalau Bukan Penyuluh...
Kalau Bukan Penyuluh Siapa Lagi yang Bisa Menghubungkan Mentan dan Petani
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
26 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
55 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Inggris-Prancis Siap...
Inggris-Prancis Siap Pimpin Koalisi Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved