Pagi Nunduk, IHSG Pulang Gagah 25,21 Poin

Rabu, 04 Januari 2017 - 16:23 WIB
Pagi Nunduk, IHSG Pulang...
Pagi Nunduk, IHSG Pulang Gagah 25,21 Poin
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Rabu (4/1/2017) berhasil rebound ke zona positif. Indeks naik 0,48% atau 25,21 poin ke 5.301,18.

Pada awal perdagangan, IHSG dibuka turun 0,11% atau 5,96 poin ke level 5.270,02 pada pukul 08.55 WIB. Dan pada sesi I perdagangan Rabu ini, terpantau melemah 10,49 poin atau 0,20% ke 5.265,49. Sepanjang Rabu ini, indeks diperdagangkan di level 5.249,23-5.312,96.

Dari 419 saham yang diperdagangkan, 169 naik, 151 turun, dan 99 stagnan. Mayoritas sektor saham pun berakhir di zona hijau, dengan sektor saham consumer memimpin penguatan, naik 2,20%, disusul sektor saham properti yang bertambah 1,92%. Pelemahan terjadi pasa sektor aneka industri yang jatuh 2,59%.

Nilai transaksi saham mencapai Rp5,42 triliun dari 7,18 miliar saham yang diperdagangkan. Transaksi bersih asing minus Rp326,73 miliar dengan aksi jual asing Rp2,039 triliun berbanding aksi beli asing Rp1,712 triliun.

Jelang rilis data perekonomian, dimana ekspektasi kondisi perekonomian dalam keadaan terkendali menjadi faktor internal atas rebound-nya indeks pada hari ini. Faktor eksternal adalah menguatnya bursa Asia menjadi sentimen positif bagi IHSG.

Melansir dari CNBC, Rabu (4/1/2017), bursa Asia pada perdagangan hari ini berakhir dengan mayoritas di zona hijau. Indeks Jepang Nikkei 225 terbang 2,51% dan indeks Topix melompat 2,36%. Menguatnya pasar Jepang, setelah rilis data manufaktur mereka yang naik pada Desember 2016 menjadi 52,4, lebih tinggi dari pencapaian November 2016 sebesar 51,3.

Data manufaktur yang positif ditambah melemahnya yen, membuat ekspor Jepang naik tajam, terutama mobil dan elektronik. Yen yang lemah membuat ekspor Jepang lebih murah bagi pembeli asing.

Kenaikan juga terjadi pada pasar China, yang berakhir menguat pada Rabu ini, berkat data manufaktur China yang dirilis kemarin. Indeks Shanghai bertambah 0,76% atau 23,9 poin pada 3.159,82 dan komposit Shenzen naik 1,15% atau 22,8 poin ke posisi 2.008,79.

Di Hong Kong, indeks Hang Seng turun 0,16%. Dan Australia ASX 200, setelah berjibaku diantara positif dan negatif, akhirnya ditutup turun tipis 0,03% atau 1,6 poin ke 5.731,6.

Kospi Korea Selatan ditutup naik tipis 0,08% atau 1,7 poin ke 2.045,64, setelah menteri keuangan Korea Selatan mengatakan akan melakukan kebijakan fiskal guna mendorong pertumbuhan dalam menghapi tantangan ekonomi 2017. Negeri Ginseng saat ini sedang menghadapi tantangan politik akibat skandal korupsi yang melibatkan Presiden Park Geun-hye.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembatasan Aktivitas...
Pembatasan Aktivitas Diambil Pemerintah, IHSG Ditutup Ambruk 1,17%
181 Saham Melemah Seret...
181 Saham Melemah Seret IHSG di Awal Sesi ke Level 6.083
Kenaikan IHSG Jangka...
Kenaikan IHSG Jangka Pendek, Berpotensi Bergerak di Kisaran 5.944-6.202
IHSG Balik Perkasa Pagi...
IHSG Balik Perkasa Pagi Ini, Dibuka Sentuh Level 6.115
Borong 5 Saham Ini di...
Borong 5 Saham Ini di Tengah Tren Menghijau IHSG
Wow! IHSG Akhir Pekan...
Wow! IHSG Akhir Pekan Tembus Level 6.208
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
6 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
7 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
7 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
8 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
9 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved