Biaya STNK Naik, Pemerintah Kehabisan Ide Kerek Pemasukan Negara

Kamis, 05 Januari 2017 - 17:52 WIB
Biaya STNK Naik, Pemerintah...
Biaya STNK Naik, Pemerintah Kehabisan Ide Kerek Pemasukan Negara
A A A
JAKARTA - Institute Development of Economic and Finance (Indef) menilai, pemerintah telah kehabisan ide mencari pemasukan untuk penerimaan negara. Hal ini menanggapi keputusan pemerintah untuk menaikkan biaya pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

(Baca: Biaya Pengurusan STNK dan BPKB Naik 2-3 Kali Lipat)

Ekonom Indef Bima Yudhistira Adhinegara mengungkapkan, pemerintah sejatinya masih memiliki opsi lain untuk meningkatkan penerimaan negara selain menaikkan tarif pengurusan STNK. Misalnya, optimalisasi 14 paket kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah.

"Kalau paket kebijakan implementasinya bagus, harga gas bisa diturunkan, deregulasi berjalan trus sampai ke daerah, industri bisa tumbuh di atas 5%, secara otomatis penerimaan dari PPH badan juga akan meningkat. Ini kan cara yang harus ditempuh," katanya saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (5/1/2017).

Selain itu, program pengampunan pajak (tax amnesty) yang telah berlangsung sejak pertengahan tahun lalu juga bisa membantu mendongkrak penerimaan negara. Pemerintah pun kini telah memiliki basis pajak yang lebih kokoh untuk menambah penerimaan negara di tahun ini.

"Sehingga 2017 waktunya kepatuhan terhadap wajib pajak. 2017 kok masih sulit yang ikut tax amnesty, ini dikejar. Penerimaannya bisa meningkat," imbuh dia.

Bima mengatakan, menambah penerimaan negara juga bisa dilakukan melalui ekstensifikasi cukai. Dari pada menaikkan biaya pengurusan STNK, pemerintah disarankan untuk mengenakan cukai terhadap kendaraan bermotor.

"Kalau memang penerimaannya bagus kemudian dari segi pengendaliannya, eksternalitas, solusi kemacetan, ini yang lebih tepat kita sarankan pengenaan cukai terhadap kendaraan bermotor, dibanding menaikkan tarif pengurusan STNK dan segala macamnya," tuturnya.

Baca Juga:

Biaya Urus STNK Naik, Uang Negara Cuma Bertambah Rp1,7 Triliun
Pengusaha Keberatan Kenaikan Biaya STNK dan BPKB
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
43 menit yang lalu
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
1 jam yang lalu
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
1 jam yang lalu
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
1 jam yang lalu
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
2 jam yang lalu
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved