Harga BBM di Inggris Makin Mahal Usai OPEC Bekukan Produksi

Kamis, 05 Januari 2017 - 19:05 WIB
Harga BBM di Inggris...
Harga BBM di Inggris Makin Mahal Usai OPEC Bekukan Produksi
A A A
LONDON - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Inggris telah meningkat ke posisi tertinggi sejak Juli 2015, melanjutkan lonjakan pada bulan Desember, lalu. Harga rata-rata bensin meningkat pada level 117.23 di akhir bulan, diikuti harga diesel yang mencapai 119.63 seperti dirilis data RAC.

Seperti dilansir BBC, Kamis (5/1/2017) harga kedua jenis bahan bakar tersebut tercatat telah meningkat secara signifikan, setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Dunia (OPEC) sepakat untuk membekukan produksi minyak mereka dalam upaya menjaga pasokan internasional. Minyak mentah berjangka Brent telah melompat sebesar 10% pada 30 November, dimana OPEC setuju untuk memotong produksi sebesar 1,2 juta barel per hari.

Imbas dari keputusan OPEC untuk mengurangi produksi dan diikuti oleh produsen dunia lainnya yakni negara Non-OPEC telah membuat harga minyak dunia meningkat dua kali lipat dibandingkan setahun lalu. Harga minyak dunia telah bangkit dari posisi terendah pada Januari 2016 di level USD27,88 per barel menjadi lebih dari USD55 per barel bulan ini.

Pelemahan nilai tukar mata uang Poundsterling setelah referendum Brexit yang memutuskan Inggris keluar dari keanggotaan Uni Eropa (UE) juga sedikit banyak berpengaruh mengerek harga BBM di Inggris, karena minyak biasa dihitung dengan harga dalam dolar Amerika Serikat (USD). Di tengah pemotongan produksi minyak oleh OPEC, diprediksi oleh RAC kenaikan harga BBM Inggris dalam dua pekan mendatang akan meningkat ke level 118 untuk bensi dan diesel mencapai 121p per liter.

Setelah itu, diterangkan harga minyak akan kembali ditentukan apakah Rusia secara khusus akan mengikuti pemotongan produksi bersama dengan OPEC. Sebelumnya Rusia sempat berjanji akan mengurangi produksi mereka sebanyak 600.000 barel per hari, tapi kemudian tidak konsisten dengan menolak bekerja sama dalam upaya mengendalikan pasokan minyak dunia.

"Sejauh ini kenaikan harga yang kita lihat murni karena pengumuman OPEC dan negara-negara Non-OPEC di akhir November lalu, untuk sepakat memulai memotong produksi minyak bulan ini. Semuanya saat ini tergantung pada kekuatan kesepakatan masing-masing negara untuk mematuhi perjanjian tersebut. Sementara Rusia terus meningkatkan produksi hingga mendekati rekor tertinggi," ujar juru bicara RAC Simon Williams.

Selama beberapa bulan berikutnya, harga BBM diyakini bakal ditentukan oleh peristiwa politik seperti kebijakan yang diperkenalkan Presiden AS Donald Trump dan keberhasilan negosiasi Brexit, yang dimulai pada bulan Maret. Kedua diyakini juga akan berpengaruh terhadap nilai poundsterling terhadap USD. Beberapa ahli percaya harga minyak dapat naik hingga ke level USD60 per barel atau lebih tahun ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Minyak Koreksi,...
Harga Minyak Koreksi, Tren Suku Bunga Tinggi Ancam Pertumbuhan Ekonomi
Harga Minyak Dunia Merangkak...
Harga Minyak Dunia Merangkak Saat Hambatan Ekonomi Membebani Permintaan
Daftar Negara-negara...
Daftar Negara-negara yang Paling Menderita Saat Harga Minyak Sentuh USD100/Barel
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Bahan Bakar, Harga Minyak Dunia Terus Menanjak
Produksi Minyak Turun,...
Produksi Minyak Turun, Bank Dunia Ramal Ekonomi Arab Saudi Anjlok Tahun Ini
Harga Minyak Dunia Terdongkrak...
Harga Minyak Dunia Terdongkrak 1 Persen Diterpa Sentimen dari AS dan Timur Tengah
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
28 menit yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
44 menit yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
54 menit yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
1 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
1 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved