Australia Prediksi Harga Bijih Besi Anjlok Dramatis

Senin, 09 Januari 2017 - 11:36 WIB
Australia Prediksi Harga...
Australia Prediksi Harga Bijih Besi Anjlok Dramatis
A A A
CANBERRA - Bursa saham di perusahaan pertambangan Australia jatuh setelah pemerintah setempat memperkirakan harga bijih besi bakal turun dramatis. Pemerintah memperkirakan harga bijih besi sebesar USD46,70 per ton pada 2018 atau hampir setengah dari harga saat ini sebesar USD80.

Seperti dikutip dari BBC, Senin (9/1/2017) harga saat ini memang didukung oleh kembali adanya permintaan dari China. Namun, Departemen Perindustrian, Inovasi dan Sains Australia mengatakan bahwa permintaan tidak mungkin akan berlanjut lama hingga tahun-tahun mendatang.

Departemen ini juga menurunkan proyeksi untuk ekspor bijih besi sebesar 2% sebanya 832.200.000 ton untuk tahun fiskal 2016-2017. Australia adalah pemasok bijih besi terbesar di dunia dan saham di perusahaan tambang utama negara itu turun setelah adanya rilis atas laporan tersebut.

Perusahaan dengan saham yang paling terpukul adalah Fortescue Metals yang turun lebih dari 3% pada awal perdagangan, sementara raksasa komoditas BHP Billiton dan Rio Tinto juga sahamnya terlihat turun.

Dalam perkiraan awal tahun lalu, departemen itu memperkirakan harga bijih besi sebesar USD44,10 per ton, namun peningkatan permintaan China mendorong harga lebih tinggi hingga sebesar USD80 per ton.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Australia Larang Ekspor...
Australia Larang Ekspor Alumina ke Rusia, Moskow Bakal Kelimpungan?
Perang Dingin, China...
Perang Dingin, China Bekukan Dialog Ekonomi dengan Australia
Kemitraan Ekonomi Indonesia-Australia...
Kemitraan Ekonomi Indonesia-Australia Mulai Berlaku Minggu Ini
China Bekukan Dialog...
China Bekukan Dialog Ekonomi, Mendag Australia Mengaku Kecewa
Resmi Resesi, Ini yang...
Resmi Resesi, Ini yang Dialami Masyarakat Australia
Terbongkar! Ini Alasan...
Terbongkar! Ini Alasan Sebenarnya China Tekan Ekspor Australia
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
Prediksi Poin Ranking...
Prediksi Poin Ranking FIFA Timnas Indonesia vs China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved