Pengguna Pertamax Diyakini Tak Terpengaruh Kenaikan Harga

Senin, 09 Januari 2017 - 15:26 WIB
Pengguna Pertamax Diyakini...
Pengguna Pertamax Diyakini Tak Terpengaruh Kenaikan Harga
A A A
JAKARTA - Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) umum jenis Pertamax diyakini masih tetap tinggi, meskipun harga bahan bakar dengan oktan 90 ini baru saja naik Rp300 per liter. Seperti diketahui harga Pertamax di DKI Jakarta, dan seluruh provinsi di Jawa-Bali ditetapkan sebesar Rp8.050 per liter dari semula Rp7.750 per liter.

(Baca Juga: Harga Baru Pertamax Cs Meluncur Lagi Pekan Depan)

PT Pertamina menilai pengguna BBM umum jenis Pertamax tidak terlalu memikirkan atau sensitif dengan kenaikan harga yang terjadi. Faktor kebutuhan akan bahan bakar berkualitas bagi kendaraan, menjadi alasan kenapa pengguna Pertamax diperkirakan tidak berkurang.

Wakil Direktur Utama Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, daya beli masyarakat tetap ada ketika harga premium menyentuh level Rp8.500/liter. Namun, beberapa lapisan masyarakat ada yang sensitif jika harganya terlalu tinggi.

"Faktanya motor yang dipakai, membuat daya beli masih ada. Kalau saya lihat dari pengalaman, pengguna Pertamax ke atas enggak sensitif dengan harga. Apalagi Pertamax plus dan Pertamax turbo karena memang butuhnya itu," ujarnya di Jakarta, Senin (9/1/2017).

(Baca Juga: Harga Minyak Dunia Melesat, Kenaikan Pertamax Cs Dinilai Wajar)

Dia menambahkan, Pertamina sedang menelaah apakah ada kemungkinan masyarakat bakal balik lagi menggunakan Premium, ketika harga Pertalite naik. Selain itu, bagaimana dengan kekuatan daya beli masyarakat dalam membeli BBM.

"Pertalite kita lihat kalau beda jauh dengan Premium, ada enggak yang beralih? Kalau harganya beda jauh balik ke Premium, beda dikit atau tetap ke Pertalite apa karena daya beli? Kalau beda dikit tapi dapat kenyamanan makanya dipilih Pertalite," sambungnya.

Menurutnya, pemerintah kemungkinan tidak akan menaikkan harga Premium tahun ini. Kendati demikian, penjualan Pertalite juga tidak boleh rugi. "Harga premium enggak pernah naik. Di sisi lain, Pertalite enggak boleh rugi kalau rugi kena tegur pemegang saham," papar dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Lagi Mulai 1 Maret 2023
Mulai 1 Februari 2023,...
Mulai 1 Februari 2023, Harga 2 Jenis BBM Pertamina Resmi Naik
Pertamina Melakukan...
Pertamina Melakukan Penyesuaian Harga BBM, Cek Daftarnya
Resmi Turun! Ini Daftar...
Resmi Turun! Ini Daftar Harga Terbaru BBM Jenis Pertamax
Disubsidi Negara, Pertamina:...
Disubsidi Negara, Pertamina: BBM Indonesia Termurah di Dunia
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Pertamax Tiap Daerah: Paling Mahal di Riau, Batam dan Bengkulu
Berita Terkini
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
1 menit yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
22 menit yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
55 menit yang lalu
Tol Prambanan-Purwomartani...
Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
1 jam yang lalu
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
2 jam yang lalu
Sucofindo Dukung Inisiatif...
Sucofindo Dukung Inisiatif ABPEDNAS melalui Program Srikandi Jaga Desa
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved